class="wp-singular post-template-default single single-post postid-33960 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Karimun / Kepri / Kesehatan / Nasional

Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:32 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat Tajam di Karimun

Karimun – Kasus positif Covid-19 di Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) kembali bertambah 8 orang, Selasa (20/10/2020).

Delapan orang itu 7 laki-laki dan satu orang perempuan. Dengan demikian jumlah positif Covid-19 di Karimun kini total berjumlah 96 kasus.

Sebanyak 42 orang masih dirawat, 51 sembuh dan 4 orang meninggal dunia.

“Benar ada tambahan 8 kasus baru positif semalam,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, Rabu (21/10/2020) siang.

Kedelapan kasus baru itu berada di Kelurahan Sungai Raya 2 orang, Kelurahan Tanjung Balai 2 orang, Kelurahan Teluk Uma 1 orang, Sungai Pasir 1 orang, Baran Timur 1 orang dan Darussalam 1 orang.

Kedelapan orang warga positif Covid-19 terbaru itu sementara diisolasi secara mandiri di rumah mereka masing-masing.

Hal itu dikarenakan RSUD Karimun dan RSKI Pulau Galang, Batam juga dikabarkan penuh.

“Itu lah saya bingung, (RSKI) Galang penuh. Sementara isolasi mandiri di rumah,” kata Rachmadi.

Perihal kabar seorang pasien suspect Covid-19 di Karimun meninggal dunia, Rachmadi mengatakan pihaknya masih menunggu hasil swab dari BTKL-PP Batam.

“Soal itu saya masih menunggu hasil swab dari BTKL-PP Batam, kemungkinan sore sudah keluar hasil swabnya,” katanya.

Meski begitu, proses pemakaman yang bersangkutan dikatakan Rachmadi tetap dilakukan menurut protokol kesehatan.

“Sekarang lagi digali kuburannya di salah satu daerah di Karimun,” kata Rachmadi.

Rafiq Sarankan Tim Gugus Tugas Ambil Tindakan Tegas

Penyakit menular Covid-19 di Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) semakin mengganas.

Hingga Rabu (21/10/2020), positif Covid-19 sudah menyentuh angka 96 kasus setelah ada tambahan 8 kasus baru.

Baca Juga :  Satu Hari Satu Juta Orang, Bupati Karimun Tinjau Vaksinasi Nasional

“Ada tambahan 8 kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, Rabu pagi.

Kondisi itu ternyata turut jadi perhatian Calon Bupati Karimun Nomor Urut 1 Aunur Rafiq.

Rafiq menyebut sebelum dirinya cuti sebagai Bupati Karimun pada 26 September 2020 jumlah kasus positif Covid-19 di Karimun baru sekitar 37 kasus.

Kini hampir satu bulan sejak ia cuti, kasus positif Covid-19 di Karimun melonjak naik sekitar 180 kasus.

“Sebelum kita cuti, kasus 37, sekarang sudah 96 kasus setelah ada penambahan 8 kasus baru hari ini, artinya ada peningkatan sekitar 180 persen,” kata Rafiq, Rabu.

Mencermati perkembangan kasus Covid-19 di Karimun dewasa ini yang terus meningkat, Rafiq menyarankan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun mengambil tindakan tegas.

Calon petahana itu menyarankan Pjs Bupati Karimun untuk segera mengeluarkan Surat Edaran penutupan rumah makan, kedai kopi dan kafe untuk 7 hari ke depan.

Kedua Rafiq juga minta jam malam kembali diaktifkan seperti dulu sampai jam 22.00 WIB untuk 7 hingga 10 hari ke depan.

Kemudian ia juga minta dilakukan pembatasan masuk ke Karimun dan wajib rapid test termasuk bagi PNS, TNI, Polri dan karyawan perusahaan.

“Bagi warga KTP Karimun yang tidak memiliki surat hasil rapid test langsung dikarantina sementara bagi yang bukan warga Karimun yang tidak bawa surat rapid test kita tolak saja,” kata Rafiq.

Baca Juga :  Bupati Karimun Pimpin Rakor Percepatan Penanganan Covid-19

Rafiq juga menyinggung karyawan perusahaan besar agar membatasi kunjungan ke luar daerah.

Pelaksanaan ibadah di rumah ibadah juga diatur kembali seperti mengurangi sholat berjamaah untuk 7-10 hari ke depan.

“Karna tidak menutup kemungkinan rumah ibadah jadi klaster baru nantinya. Tidak ditutup tapi dibatasi. Pasar-pasar dijaga lagi seperti dulu,” katanya.

Saran tersebut ia katakan mengingat rumah sakit dan sarana penunjang di Karimun tidak sanggup lagi menampung.

“Anggaran Covid-19 kita juga terbatas karna sudah masuk akhir tahun tidak mungkin lagi rasanya lakukan revisi anggaran,” kata Rafiq.

Ketua DPD II Golkar Karimun itu juga mengimbau masyarakat Karimun untuk bahu-membahu bersama pemerintah agar disiplin mentaati peraturan pemerintah dan protokol kesehatan.

“Tanpa kerjasama dari masyarakat pemerintah akan merasa sangat sulit. Saya juga berharap teman-teman aparat penegak hukum seperti TNI dan Polri tidak patah semangat,” kata Rafiq.

Perihal sarannya itu, Rafiq mengaku sudah mengontak Tim Gugus Tugas, Sekda Karimun M Firmansyah, Kadinkes Rachmadi dan Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan.

“Sebagai masyarakat boleh kan saya koordinasi sama mereka, menyampaikan saran dan masukan,” kata Rafiq.

Seperti diketahui, kasus positif Covid-19 di Karimun hingga Rabu ini sudah mencapai 96 kasus.

Sebanyak 4 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia, 42 orang masih dirawat, 12 orang di antaranya terpaksa dirujuk ke RSKI Pulau Galang, Batam. Sementara pasien sembuh sebanyak 51 orang.**

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

KPK Panggil Ulang Bupati Meranti soal Kasus Bowo Sidik

Ekonomi

Sistem Informasi BI Aman,Tak ada Serangan Hacker

Kepri

Gubernur Kepri: Masih kurangnya komunikasi antar OPD dan TAPD
Dandim 0317/Tbk,Letkol Arm Rizal Analdie.F.Ronal

Featured

Rizal Analdie: Perlu Kerja Nyata dalam Mewujudkan Kemanunggalan TNI

Berita

Warga Perumahan Bukit Cincin Asri Poros Gelar Acara HUT RI ke-77

Berita

Ratusan Personel Polres Meranti Ikuti Kesamaptaan Jasmani
Menko AHY Bersama Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, Saat Perayaan Imlek 2026 di Kota Batam. Foto : Prokompimda Kepulauan Anambas.

Anambas

Menko AHY Bersama Bupati Aneng Rayakan Imlek 2026 di Kota Batam

Kep Meranti

Liz King CLR Unggah Video Kolaborasi Bersama Karyawan Bank Riau Kepri Selatpanjang
error: Content is protected !!