Kepri Ekspor 50,3 Ton Komoditas Pertanian Senilai Rp1,2 Triliun

- Jurnalis

Sabtu, 1 Januari 2022 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengikuti kegiatan Gebyar Ekspor Tutup Tahun 2021 secara virtual di Kawasan Tunas Satu Industri , Batam Centre, Kota Batam. Tepatnya di kawasan PT. Asia Cocoa Indonesia, Jumat (31/12/2021).

Kegiatan ini sendiri  diinisiasi  oleh Kementerian Pertanian  dan Kementerian Perdagangan RI dengan tujuan agar seluruh Provinsi di Indonesia sama-sama tergerak untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas ekspor yang ada.

Melalui kegiatan Gebyar Ekspor Tutup Tahun 2021 ini, secara serentak di 34 Provinsi di seluruh Indonesia mengekspor sebanyak 1,3 juta ton komoditas hasil pertanian senilai Rp14,4 triliun. Kegiatan ini dilakukan di 34 titik pintu ekspor di 34 Provinsi, termasuk di Kepri.

Komoditas pertanian yang di ekspor melalui Provinsi Kepulauan Riau  dalam kesempatan Gebyar Ekspor Tutup Tahun ini totalnya sebanyak 50,3 ribu ton, dengan nilai sebesar Rp1,2 triliun.

Hadir bersama Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad dalam kesempatan ini Staf khusus Gubernur Sarafuddin Aluan, Kepala perwakilan BI Kepri Musni Hardi Kasuma Atmaja, Kepala Dinas Kominfo Hasan S. Sos, Kepala Dinas Perhubungan Junaidi,  Kepala Biro Umum Abdullah, para eksportir, Balai Karantina kelas I Batam dan undangan terkait.

Dalam sambutannya Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad  berharap kegiatan ini menjadi angin segar di akhir tahun 2021 bagi dunia eksportir yang ada di Kepri. Di tahun berikutnya juga agar bisa meningkatkan jumlah yang diekspor serta diimbangi dengan pundi-pundi rupiah yang melimpah sehingga bermuara pada terwujudnya masyarakat Kepri yang sejahtera.

Baca Juga :  Jubir Satgas Covid-19, Tjetjep Yudiana: Kondisi Gubernur Kepri Baik-Baik Saja

“Terima kasih kepada para eksportir dan pihak kepolisian, begitu juga kepada pihak dan Bea Cukai.  Dalam meningkatkan ekspor di daerah, kita semua memang harus bersinergi, saling bekerja sama agar semua tujuan bersama bisa dicapai,” kata Gubernur dalam kesempatan ini.

Menurut Gubernur pekerjaan ekspor menjadi unsur penting dalam upaya mengembalikan kejayaan perekonomian tanah air, terutama di Kepri.

Baca Juga :  Gubernur Kepri: Pendapatan Pemprov Kepri Terealisasi Sebesar Rp 3,80 Triliun

Kepri sebagai daerah kelautan diketahui bahwa usaha industri cukup mendominasi dalam dunia ekspor impor. Namun demikian, sektor pertanian juga  kata Gubernur, meskipun tidak terlalu signifikan, atau hanya 3,2 persen, sektor pertanian juga memiliki andil dalam perolehan PAD melalui sektor impor.

“Andil sektor pertanian kita di dunia ekspor hanya 3,2 persen. Ke depan kita tingkatkan lagi dari segi kualitas dan kuantitas. Meskipun kecil, tapi jelas bahwa sektor pertanian telah memberi andil di dunia ekspor kita,” ujar Gubernur.

Gubernur mengajak seluruh unsur pemerintah yang bersinggungan dengan dunia pertanian senantiasa memberikan dukungannya. Mendukung sejak dari sejak on farm sampai dengan off farm.

“Saat ini dunia ekspor kita berada di urutan ke 4 dibawah Jatim, Riau dan Sumut. Ke depan kita yakin bisa lebih  unggul dari Provinsi lain, selama kita kompak, konsisten dan serius mengelola sektor ini,” kata mantan anggota komisi V DPR RI ini.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD
Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam
Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:27 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:42 WIB

Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Berita Terbaru

Nasional

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:02 WIB