class="wp-singular post-template-default single single-post postid-36066 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kepri / Kesehatan / Life Style / Nasional / Video

Senin, 22 Februari 2021 - 20:23 WIB

Pj Gubkepri: Proses Vaksinasi di Kepri baru 82 Persen

Tanjungpinang – Pj Gubernur Kepri Suhajar Diantoro didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS. Arif Fadillah mengikuti video conference rapat rutin koordinasi monitoring pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Rapat dipimpin oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di ruang rapat utama lantai 4 kantor Gubernur Kepri di Dompak, Senin (22/2).

Rapat ini disejalankan dengan rapat evaluasi rutin OPD dilingkungan Pemprov Kepri yang dilaksanakan setiap Senin pagi.

Menteri Kesehatan RI berharap program 1 juta vaksinasi bisa berjalan maksimal dan mencapai target tersebut hingga paling lama pada akhir Juni 2021.

Untuk itu Menkes meminta kepada seluruh kepala daerah memiliki komitmen yang tinggi menyangkut program vaksinasi ini. “Program 1 juta vaksin ini harus kita sukseskan, hingga paling lama akhir Juni 2021,” kata Budi Gunadi.

Hal serupa juga disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Menyangkut vaksinasi, Tito meminta agar masing-masing Kepala Daerah membuat strategi masing-masing untuk mencapai target pencapaian vaksinasi.

Baca Juga :  Satu Hari Satu Juta Orang, Bupati Karimun Tinjau Vaksinasi Nasional

Tito juga menghimbau untuk mencontoh Gubernur Jawa Barat yang menyediakan mobil vaksin keliling untuk menjangkau tempat-tempat terpencil yang jauh dari akses puskesmas.

“Silahkan bikin strategi yang se-efektif mungkin untuk memaksimalkan pemberian vaksin kepada masyarakat. Boleh ditiru juga apa yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, pak Ridwan Kamil,” kata Tito

Pj. Gubernur Kepri Suhajar Diantoro segera meminta kepala Dinas Kesehatan Kepri berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan yang ada di Kabupaten dan Kota guna memaksimalkan komunikasi sekaligus berkoordinasi dalam rangka melakukan inventarisir persiapan yang dihadapi.

Hingga saat ini proses vaksinasi di Kepri belum 100 persen, atau baru sekitar 82 persen dari total jumlah vaksin yang diterima. Selanjutnya Suhajar meminta data terkait hal-hal yang dirasa menjadi penghambat dalam proses vaksinasi di Kepri. Seperti masalah posisi masyarakat yang berada di daerah terpencil, lansia yang tidak bisa di vaksin atau alasan lainnya.

Baca Juga :  Rumah Sakit Jiwa Bakal Dibangun di Kepri

“Saya minta kepala Dinas Kesehatan data yang rinci. Saat ini umpamanya baru tervaksin 82 persen, artinya masih ada 18 persen yang belum di vaksin. Nah itu saya minta secara rinci apa sebabnya 12 persen yang divaksin ini,” pinta Suhajar.

Suhajar juga meminta kepada Dinas Kesehatan agar disambungkan dengan Kepala Puskesmas Pulau Laut dan Pulau Berhala, dalam rangka memaksimalkan program vaksinasi di Kepri.

“Kita yakinkan program vaksinasi di Kepri akan mencapai target. Dan akan menjangkau daerah terpencil di Kepri. Untuk jangka panjang, saya juga akan berkoordinasi dengan Gubernur terpilih. Tapi untuk jangka pendek ini, kita langsung berkoordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota,” kata Suhajar.**

(red/humaspemprovkepri)

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Kampar Tinjau dan Test Drive di Lapangan Praktek Uji SIM SatLantas Polres Kampar

Featured

Majelis Hakim Perintahkan JPU Lanjutkan Pemeriksaan Ahok

Berita

Muhammad Rudi Gelar Doa Bersama Sebelum Pendaftaran ke KPU Kepri

Berita

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Berita

Sekda Meranti Lantik 13 Pejabat, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Batam

BNNP Kepri Amankan Sabu Seberat 21,5 Kg di Karimun

Nasional

Empat Atlet SOIna Meranti Diutus Ke Dubai

Berita

Polres Kampar Turunkan 60 Anggota Dalam Pengamanan Kunjungan Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI
error: Content is protected !!