class="wp-singular post-template-default single single-post postid-40571 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kepri / Tanjungpinang

Senin, 13 September 2021 - 09:57 WIB

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dimulai 1 Oktober Mendatang

Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad optimis pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas  di Kepri yang akan dimulai 1 Oktober 2021 nanti akan berjalan lancar.

Mulai saat ini pemprov Kepri sedang mengatur sedemikian rupa segala bentuk persiapannya agar kebijakan ini tidak menimbulkan prevalensi bagi penyebaran Covid-19 di Kepri.

Mengingat salah satu syaratnya yang harus dipenuhi agar PTM bisa diberlakukan adalah vaksinasi maka PTM Terbatas di Kepri ini di prioritaskan bagi pelajar dengan jenjang pendidikan SMP dan SMA/SMK/sederajat.

“Remaja yang sudah di vaksin adalah remaja dengan batas usia 12 sampai dengan 17 tahun. Usia tersebut merupakan usia anak SMP dan SMA sederajat, merekalah yang kita prioritaskan untuk bisa ikut PTM terbatas,” kata Gubernur.

Baca Juga :  Peringatan HANI 2022, Gubernur Kepri Launching Kelurahan/Desa Bersinar

Selain masalah vaksinasi sebagai syaratnya, saat ini Kepri juga sudah masuk dalam status PPKM level 3. Ditambah lagi, pencapaian vaksinasi untuk para remaja usia 12 tahun hingga 17 tahun di Kepri sampai saat ini sudah mencapai 73 persen lebih, untuk dosis pertama. Sedangkan untuk dosis ke-2 mencapai 27 persen.

“Sebenarnya jika dilihat dari pencapaian target vaksinasi, persentase tersebut sudah memadai untuk diberlakukannya pembelajaran tatap muka di sekolah. Tapi minimal dosis pertama lah yang kita wajibkan,” ujarnya.

Mengingat masih dalam suasana pandemik dan diberlakukan secara terbatas, maka, lanjut Gubernur, PTM terbatas nantinya akan digelar dengan pembatasan-pembatasan tertentu.

Beberapa persiapan yang diperhatikan oleh Gubernur menjelang penerapan PTM Terbatas ini diantaranya menjamin keamanan siswa mulai dari datang ke sekolah, belajar di kelas, hingga pulang dari sekolah.

Baca Juga :  Dinyatakan Pulih dari Covid-19, Gubernur Kepri Langsung Kerja

“Nanti kita lihat beberapa sekolah dulu, dengan beberapa persyaratan anak-anak itu sudah vaksinasi dua dosis, kemudian guru-gurunya juga sudah di vaksin,” ujarnya.

Kemudian, terang Gubernur, di masing-masing sekolah nantinya akan di bentuk satgas Covid-19, baik dari kalangan anak-anak didik sendiri maupun dari tenaga pengajarnya.

“Kita semua memahami bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan dua hal yang sama-sama penting. Maka dari itu, mengingat masih dalam kondisi Covid, jadi kebijakan PTM kita ambil namun dengan pembatasan-pembatasan tertentu agar kesehatan juga bisa terjaga,” pungkas Gubernur.**

Share :

Baca Juga

Batam

Dua Mobil Jenis Sedan kecelakaan kondisi Rusak berat.

Kepri

Polsek Dabo Singkep Ringkus 3 Pelaku Pencurian

Batam

Polda Kepri Akhirnya Menangkap Penyalur TKI Ilegal Asal Malaysia

Featured

Imigrasi Deportasi Warga Singapore Yang Ditolak Warga

Berita

TNI AL Karimun Gelar Giat Harmarch

Batam

Bupati Pesawaran Kunker dan Studi Tiru Optimalisasi Potensi PAD di Kota Batam

Batam

Dua Warga Yang Tenggelam di Dam Tembesi Belum di Temukan

Batam

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
error: Content is protected !!