class="wp-singular post-template-default single single-post postid-4180 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Pendidikan

Rabu, 18 Januari 2017 - 19:46 WIB

Seleksi Sertifikasi Guru 2017 Dapat Di Ikuti Seluruh Guru Se Indonesia

Liputankepri.com,Jakarta – Kabar gembira untuk para guru seluruh indonesia. Dalam Seleksi penerima Tunjangan sertifikasi di tahun 2017, dipastikan tidak ada batasan kuota dari pemerintah pusat. Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) masing-masing menjadi garda depan dalam menjaring para calon penerima tunjangan sertifikasi.

“Syaratnya guru-guru sebagai calon penerima tunjangan sertifikasi harus memiliki Nomor Unik Pendidik Dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) di sistem Padamu Negeri. Untuk kouta tidak ada tergantung guru-guru berhasil atau tidak dalam ujian sertifikasi nanti,” ucap Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Dr Krisnayadi Toendan MSi belum lama ini.

Krisnayadi mengungkapkan sedikitnya ada sekitar 60 persen Guru dan Tanaga Kependidikan (GTK) di bumi Tambung Bungai yang belum mendapatkan tunjangan Sertifikasi, terutama mereka guru-guru di daerah pedalaman.

Menurutnya untuk mempercepat GTK agar mendapatkan tunjangan satu kali gaji itu perlu campur tangan pemerintah daerah, terutama dalam hal mensosialisasikan hingga meningkatkan kompetensi GTK agar dapat mengikuti seleksi Sertifikasi dengan baik.

“Kementerian telah meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan masing-masing menjadi garda depan dalam menjaring para GTK untuk menjadi calon penerima tunjangan sertifikasi, tentunya dengan merata tidak hanya terpusat di kota, guru-guru di pedalaman juga harus di prioritaskan,” katanya.

Ia juga menjelaskan LPMP hanya bertugas untuk melakukan Verifikasi kelengkapan syarat yang diperlukan, kalau calon memenuhi syarat mereka akan mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang telah ditentukan serta ujian sertifikasi.

“Kita hanya melakikan verifikasi kelengkapan berkas yang diajukan oleh Disdik Kabupaten/Kota. Setelah semuanya lengkap kita akan serahkan ke LPTK untuk mengikuti pendidikan dan ujian seleksi penerima sertifikasi,” ungkapnya.

Krisnayadi juga sedikit memberikan masukan untuk Pemerintah Kabupaten/Kota dalam rekrutmen calon peneriman tunjangan sertifikasi untuk memprioritaskan guru-guru di daerah pedalaman sebagai calon peneriman tunjangan satu kali gaji itu.

Karena selain untuk memberikan kesejahtraan yang merata bagi guru-guru di Kalteng, juga sebagai bentuk penghargaan bagi tenaga pengajar yang telah berjuang dan mengabdikan diri untuk mengajar di daerah pedalaman.

“Saran saya jangan semua guru yang mengikuti seleksi ini hanya guru-guru dari kota, perhatikan juga guru-guru di pedalaman, karena selain sebagai bentuk penghargaan bagi mereka telah mengabdi dipedalaman, juga agar mereka betah mengajar di pedalaman,” tutupnya. (An)

(Sumber : kabarguru )

Share :

Baca Juga

Karimun

Bakri Hasyim : Tahun 2019,Pemerintah Pusat Gelontorkan Dana Rp8 Miliar

Featured

Saatnya Yang Muda Melakukan Perubahan

Berita

Bupati Karimun: Untuk saat ini hindari dulu bersalaman

Karimun

Sebanyak 27 Siswa Seskoal Angkatan ke-56 Laksanakan KKDN di Karimun

Featured

Hadapi Maraknya Hoax, Kurikulum Literasi Medsos untuk Peserta Didik Diperlukan

Featured

Kolonel Fauzi: “Lanal TBK Sudah Cukup Baik Mengikuti Uji Terampil”

Karimun

Melalui Safari Subuh, Kapolsek KKP Karimun Ajak Masyarakat Pelihara Kamtibmas

Karimun

Melalui Safari Subuh, Bupati Perkuat Silaturahmi Dengan Masyarakat
error: Content is protected !!