class="wp-singular post-template-default single single-post postid-43101 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / DPRD

Kamis, 3 Februari 2022 - 11:35 WIB

DPRD Meranti Kecewa, Raker bersama Pimpinan OPD Mitra Kerja Mandek

MERANTI – Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti kecewa dengan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat yang merupakan mitra kerjanya. Kekecewaan itu akibat dari rapat kerja (raker) yang telah diagendakan pada Rabu (2/2/2022) mandek alias gagal dilaksanakan (ditunda).

 

Dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan, Komisi I DPRD Kepulauan Meranti mengundang Sekretaris Daerah, Asisten III, Bagian Hukum dan HAM serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada rapat kerja untuk mempertanyakan persoalan netralitas ASN yang menjadi polemik beberapa waktu lalu serta hasil evaluasi tenaga non PNS yang hingga kini tak kunjung selesai.

 

Rapat kerja yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Pauzi SE MIKom (Fraksi Golkar Plus) mandek karena keterlambatan waktu kehadiran pimpinan OPD mitra kerja yang tidak bisa ditoleransi lagi, serta tidak pula dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah tanpa adanya konfirmasi berhalangan hadir sebelumnya.

 

“Secara kelembagaan, DPRD menjalankan fungsi sesuai dengan yang diamanatkan oleh Peraturan Perundang-Undangan. Komisi I sebagai alat kelengkapan dewan yang membidangi persoalan Hukum dan Pemerintahan melaksanakan rapat kerja dalam rangka mengawasi dan menanyakan terkait perkembangan isu dan masalah saat ini yang mesti

diklarifikasi dan dijawab untuk diselesaikan persoalan tersebut oleh kepala OPD terkait,” ungkapnya.

Pauzi berharap kejadian ini tidak terulang kembali mengingat sudah

seharusnya Kepala OPD hadir pada waktu yang telah ditetapkan dan mengkonfirmasi jika berhalangan hadir ataupun terlambat.

“Sebagai mitra kerja sudah seharusnya saling menghargai dan menghormati antar lembaga. Rapat Kerja Komisi I dengan Sekretaris Daerah, Asisten III, Bagian Hukum dan HAM serta BKD untuk sementara waktu ditunda dan akan dijadwalkan kembali. Kita berharap, persoalan seperti ini tidak terulang kembali,” pungkas Pauzi. (red)

Share :

Baca Juga

Berita

Sambangi Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan, Bupati : Meranti Butuh Jembatan dan Pelabuhan

Berita

Ketua DPR RI: IWO Sudah Diakui Secara Konstitusi

Bangkinang

Kemendagri Kembali Gelar Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Bersama para Bupati dan Walikota se Indonesia

Berita

Kemnaker dan IJTI Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus

Bangkinang

KPU Kampar Gelar Penetapan Nomor Urut Bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kampar

Berita

Pria di Karimun Ditangkap karena Pamer Alat Kelamin

Berita

Polres Kep Meranti Gelar Operasi Pekat LK 2025

Berita

Personil Gabungan Awasi dan Cek Aktivitas Turun Naik Penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan
error: Content is protected !!