class="wp-singular post-template-default single single-post postid-6484 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Tekno

Senin, 10 April 2017 - 14:24 WIB

Sejarah Drone dari Dulu hingga Kini

Liputankepri.com,Jakarta – Drone atau pesawat tanpa awak penumpang secara umum disebut sebagai unmanned aerial vehicle (UAV) yang bisa terbang secara otomatis dengan sistem pengendali di dalamnya. Pesawat tersebut bisa dikendalikan untuk mengenai jarak tempuh serta ketinggiannya.

Wikipedia mencatat bahwa penggunaan drone sebenarnya telah lama diterapkan mulai pada perang dunia pertama. Austria menjadi negara pertama yang diketahui menggunakan drone saat menyerang Italia pada 22 Agustus 1849. Saat itu, drone masih berbentuk balon udara dengan perlengkapan bahan peledak di dalamnya.

Sementara drone yang benar-benar sebagai pesawat tanpa awak pertama dirancang menjelang berakhirnya perang dunia pertama. Saat itu, pesawat bernama Hewitt-Sperry Automatic Airplane menjadi model pertama yang sukses terbang di angkasa. Kontrol pesawat ini masih menggunakan gyroscope.

Setelah itu, muncullah pesawat kontrol yang kini dikenal sebagai mainan RC. Reginald Denny memproduksi pesawat jenis ini secara massal dan menyuplai ketersediaannya kepada Royal Flying Corps selama perang dunia pertama. Setelah itu, perusahaan tersebut berubah menjadi pembuat Radioplane yang kemudian menjadi drone penarget.

Sedangkan menurut Fortune, dunia kemiliteran telah mengenal pesawat drone canggih mulai pada 1995. Pesawat General Atomics M-Q-1 Predator mulai menjalani debutnya. Hingga kini, peswat tersebut masih digunakan untuk kegiatan pemantauan maupun mata-mata.

Barulah pada 2010, Parrot memperkenalkan AR Drone yang bisa dikendalikan melalui perangkat smartphone. Drone ini mengusung model quadcopter yakni berbaling-baling empat. Saat itu, Parrot pertama kali memperkenalkan AR Drone di ajang Consumer Electronics Show di Las Vegas.

Setelah Parrot, Bos Amazon, Jeff Bezos, memperkenalkan sebuah drone yang dikatakan mampu digunakan untuk mengantar makanan. Citra drone yang dahulu sempat lekat dengan peralatan militer, kini mulai banyak dimiliki oleh warga sipil.

Drone yang tersedia setelah munculnya model quadcopter, banyak digunakan untuk keperluan syuting film, dokumentasi, fotografi, atau bahkan sekadar hobi. Parrot dan DJI merupakan dua nama besar yang kini berada di pasar pesawat tanpa awak. Selain itu, ada pula merek lain seperti GoPro Karma dan Intel yang kini mulai menjajaki bisnis di udara.

(ahl)

Share :

Baca Juga

Featured

Polres Kampar Gelar Upacara Penerimaan 26 Siswa Latja Diktukba SPN Polda Riau

Featured

Manchester Derby is More Than Rivalry

Featured

Dua Petahana DPRD Bintan Tidak Terdaftar di KPU

Featured

Hengky: Saya Siap Lanjutkan Program Senior

Featured

Bupati Karimun Lantik Pejabat Eselon II & III Di Gedung Nilam Sari

Featured

Gubernur Kepri Buka Acara Pelaksanaan World Clean Up Day Kepri 2018

Batam

Lapas Barelang Melebihi Kapasitas,70 persen Tersandung Kasus Narkoba

Featured

Kubet – Thắng Lớn Với Hàng Ngàn Cơ Hội Cá Cược!
error: Content is protected !!