Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
BNN Kepri Sebut Karimun Jalur Utama Pintu Masuk Narkoba | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-8077 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Kepri / Nasional

Senin, 15 Mei 2017 - 14:18 WIB

BNN Kepri Sebut Karimun Jalur Utama Pintu Masuk Narkoba

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Liputankepri.com,Batam – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri menyebutkan bahwa wilayah Kabupaten Karimun menempati urutan pertama pintu masuk narkoba ke Indonesia.

“Provinsi Kepri masih menjadi tempat transit favorit masuknya narkoba luar negeri ke Indonesia. Dari hasil pemetaan kami, Karimun jadi pintu masuk terbesar masuknya narkoba. Mungkin, karena Karimun dekat dengan Johor (Malaysia),” kata Kepala BNN Kepri Nixson Manurung saat bersilaturahmi dengan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, di Graha Kepri, Batam, Jumat.

Narkoba tersebut, kata dia, masuk melalui pelabuhan-pelabuhan laut kecil yang tersebar di sepanjang Karimun.

“Urutan selanjutnya Bintan. Dengan posisi yang terbuka dan memiliki pantai yang luas, para bandar kerap memanfaatkan pantai-pantai itu memasukkan barang-barang haram itu. Di Bintan, narkoba masuk lewat berakit. Informasi ini sudah kita teruskan ke Polda Kepri,” kata Nixon.

Menurut Nixon, Batam tidak menjadi jalur utama meskipun juga dekat dengan Johor karena pengawasan lebih ketat dan sering kali dilakukan razia oleh berbagai pihak terkait.

“Para bandar tidak menjadikan Batam tempat favorit. Alasannya sederhana saja. Ketatnya pengawasan dari aparat dan maraknya razia menjadikan Batam relatif sulit. Kalau untuk jumlah besar, Batam agak susah,” kata dia.

Maraknya narkoba yang masuk melalui Kepri sebenarnya disadari betul pihak BNN Kepri. Namun, keterbatasan personel dan anggaran membuat badan pimpinan Budi Waseso ini dituntut ekstra keras lagi.

“Bayangkan, untuk mengawasi wilayah seluas Kepri ini bidang pemberantasan BNN Kepri hanya memiliki sembilan personil saja. Karena kurang personel, kita gandeng Polda Kepri untuk ikut membantu proses pemberantasan ini,” kata Nixon.

Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak mengapresiasi terobosan yang dilakukan BNN Kepri.

“Kami, bersama kawan-kawan lain akan mencoba mendorong alokasi anggaran untuk BNN. Pelan-pelanlah kami bantu,” kata Jumaga.

Selain membantu anggaran, Jumaga juga mempersilakan agar BNN masuk lebih dalam ke instansi-instansi pemerintahan, tempat hiburan, hingga lokasi-lokasi yang diduga jadi sarangnya narkoba.

“BNN harus berani. Tongkrongi tempat hiburan itu. Trus, bikin tes urin mendadak di instansi pemerintah. Kami pasti dukung,” kata dia. (Ant)

Share :

Baca Juga

Featured

Sebanyak 47 Tim Ramaikan Turnamen Bola Voli Babinsa Cup

Featured

DPC Patron Karimun Gelar Temu Ramah Bersama Ketum Pusat

Featured

Trade | Khám Phá Thế Giới Hấp Dẫn Của kết quả xổ số miền bắc hôm nay thứ 3 Từ Đam Mê Đến Chỉ Trích | 6-2025

Kep Meranti

KSOP Selatpanjang Himbau Tingkatkan Keselamatan Berlayar Kapal Jelang Akhir Tahun

Batam

Wakapolda Kepri Diganti

Berita

Jelang Lebaran Polsek Kundur Tinjau Sejumlah Toko Sembako Lakukan Pengecekan Makanan Dan Minuman Kadaluarsa

Featured

Kapolres Karimun Gelar Sinergitas Tiga Pilar

Berita

Sekdaprov Kepri: Halal, Jangan Ragu Untuk Divaksin
error: Content is protected !!