Warga Karimun Lapor ke Menkeu Purbaya Soal Peredaran Rokok Ilegal

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saluran pelaporan khusus layanan pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui whatsapp Lapor Pak Purbaya telah dimanfaatkan oleh masyarakat. Beberapa laporannya pun telah dibacakan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima salah satu aduan atau laporan warga Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengenai peredaran rokok ilegal.

Dalam aduan atau laporan yang dibacakan secara langsung oleh Menkeu Purbaya tersebut, menyoroti kinerja Bea Cukai Karimun dalam bentuk pengawasan dan penindakannya.

Menurut pelapor, Bea Cukai Karimun selama ini hanya merazia warung-warung kecil dibandingkan membasmi distributornya langsung. Hal ini saja saja memberikan nafas bagi para cukong untuk melancarkan aksinya.

“Mereka (Bea Cukai) lebih merazia warung-warung kecil dari pada membasmi distributornya langsung. Ini sama saja tetap memberikan kehidupan bagi para cukong-cukong yang menjadi distributor terbesarnya, mereka seperti tutup mata dan telinga,” ujar Purbaya membacakan laporan tersebut, Jumat (17/10/2025).

Purbaya memastikan, akan menindaklanjuti laporan masyarakat itu. Ia juga memastikan, telah membentuk tim yang beranggotakan para staf ahli dari unsur perpajakan yang memahami betul tingkah laku para aparat pajak maupun bea cukai. Bahkan ia mengatakan telah membentuk tim khusus untuk membasmi peredaran rokok ilegal yang marak terjadi di beberapa daerah.

Dikatakan Purbaya, pihak Bea Cukai pasti mengetahui siapa saja oknum yang bermain dalam peredaran rokok ilegal.

Ia juga akan meminta Bea Cukai di daerah untuk segera menyetor nama-nama cukong, untuk selanjutnya ditindak secara hukum.

“Yang kayak gini kan orang Bea Cukai tahu siapa sih cukong-cukongnya. Nanti saya suruh list di setiap daerah siapa cukong-cukongnya. Nanti kalau ada gangguan atau barang masuk dan link ke cukong tersebut, cukongnya kami proses,” pungkasnya**.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru