class="wp-singular post-template-default single single-post postid-18757 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Nasional / Riau

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:05 WIB

Anak Sapi Berkepala Dua Di Beri Susu Bantu

Liputankepri.com,Pekanbaru – Anak sapi berkepala dua yang lahir di Indragiri Hulu (Inhu) Riau tak mampu berdiri. Akibatnya sapi ini tak bisa menyusu kepada induknya.

“Tak mampu mengangkat kepalanya, sehingga anak sapi ini tak bisa menyusu ke induknya,” kata Staf Dinas Perikanan dan Pertenakan Pemkab Inhu, Jebul Suharto dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (17/7/2018).

Dengan kondisi tak mampu mengangkat kepalanya, kata Suharto, anak sapi ini terpaksa diberi bantuan susu SGM.

“Anak sapi ini terpaksa diberi bantuan susu oleh pemiliknya. Diberikan susu bantu karena anak sapi ini tak bisa menyusu ke induknya. Sapi ini hanya bisa tergeletak,” kata Suharto.

Sebagaimana diketahui, kelahiran anak sapi langka ini menghebohkan warga Desa Kepayang, Rengat Barat, Kab Inhu. Sapi tersebut milik Ilham (55) warga setempat.

Sapi ini berkepala dua dengan posisi dempet. Satu kepala memiliki dua mata, dan hanya ada dua daun telinga dengan satu leher.

Untuk bagian kakinya, sapi ini memiliki 4 kaki dengan kelamin jantan. Proses kelahirannya memakan waktu sekitar 5 jam. ***

Sumber: Detik.com

Share :

Baca Juga

Featured

KPU Hormati PKPU Larangan Eks Koruptor Nyaleg Digugat

Berita

Hari Bhayangkara Ke -80 Polres Meranti Hadirikan Sumur Bor Prioritas Air Bersih Selatpanjang Timur

Advertorial

Susur Sungai Jelajah Kampung, Upaya Pemkab Meranti Lestarikan Budaya Melayu

Berita

Wujudkan Tempat Kerja Aman, Kemnaker Gencarkan Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3

Kep Meranti

Jalan Masuk Pasar Modern Rusak Parah, Pedagang Datangi DPRD Minta Solusi

Kep Meranti

Polres Kepulauan Meranti dan Bhayangkari Gelar Baksos Serta Bazar Ramadhan Polri Presisi

Nasional

Jokowi Kumpulkan Panglima TNI dan Polri di Istana

Nasional

Menaker : Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
error: Content is protected !!