class="wp-singular post-template-default single single-post postid-3432 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Kep Meranti

Senin, 19 Desember 2016 - 11:14 WIB

ATM BNI Selatpanjang di Rusak OTK

Liputankepri.com,Selatpanjang – Pihak Bank Negara Indonesia (BNI) Selatpanjang mengamankan uang yang ada di dalam mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Jalan Banglas, Selatpanjang. Pasalnya, ATM BNI yang dibangun di komplek perkantoran Afifa itu baru saja dirusak orang tak dikenal (OTK), Minggu (18/12/2016) malam.

pintu ATM dalam keadaan rusak dengan dua dua bekas hantaman keras. Kaca bekas pecahan pintu berserakan.

Monitor layar mesin ATM pecah, box parfum ruangan pecah, dan pintu brankas tempat tersimpan juga dalam keadaan terbuka.

Bambang selaku operasional mesin ATM BNI mengatakan kalau uang tidak ada yang hilang. Sebab, pintu utama brankas masih aman tidak terbuka sama sekali.

Guna mengantisipasi agar kejadian buruk tidak terulangi, pihak BNI Selatpanjang mengamankan uang yang ada di dalamnya. Uang tersebut dibawa dari ATM Jalan Banglas menuju BNI Jalan Merdeka Selatpanjang menggunakan mobil.

Pihak bank hanya menyatakan kerugian materil pada kerusakan pintu dan lcd monitor mesin ATM. Untuk kerugian materilnya belum bisa diprediksi.

Guna penyidikan lebih lanjut, usai olah TKP, polisi mengamankan beberapa barang bukti seperti pecahan kaca, dan rekaman CCTV atau kamera pengintai.**

Share :

Baca Juga

Featured

Deteksi Kelainan Tuna Rungu pada Bayi Sejak Lahir

Featured

Mario Layangkan Somasi, Deddy Corbuzier Merasa Nama Baiknya Dirusak

Featured

Polres Meranti Gelar Ramah Tamah,Sempena HUT Polres Ke 4

Kep Meranti

Hasil Swab Keluar, Satu PDP di Kepulauan Meranti Positif Covid-19

Kep Meranti

​PKD dan Diklatsar GP Ansor Resmi di Buka Wabup Said Hasyim

Featured

Sederet Prestasi Pemkab Meranti di Bawah Komando Bupati Asmar

Featured

Tim Gabungan Berhasil Menemukan Dua Jasad Korban Kapal Tenggelam

Featured

Diduga,Air Minum Dalam Kemasan Merek Atarin Mengandung Bakteri Berbahaya
error: Content is protected !!