class="wp-singular post-template-default single single-post postid-9582 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Kepri

Sabtu, 15 Juli 2017 - 15:13 WIB

Begini Pengakuan Nelayan Vietnam Usai di Tangkap Polair..!!!

Anggota Ditpolair Polda Kepri mengawal nelayan vietnam yang ditangkap di perairan Natuna saat ekpos di Pelabuhan Batuampar, Batam.

Liputankepri.com,Batam – Potensi sumber daya laut Indonesia sangat diakui dunia internasional. Buktinya para nelayan dari negara tetangga kerap menyusup untuk mencuri ikan di perairan Indonesia. Beruntung aksi mereka dapat ditangkap oleh radar kepolisian air.

Penangkapan itu dilakukan oleh Kapal Bisma 8001 Ditpolair, Korpolairud Baharkam Polri. Aparat Polair ini menangkap kapal berbendera Vietnam yang sedang melakukan aktivitas pencurian ikan di perairan Natuna, Jumat (7/7) lalu.

Akhirnya Polisi mengamankan 25 anak buah kapal (ABK) yang sudah mencuri ikan selama lima hari. Dari pencurian itu merekasempat mengumpulkan ikan seberat 5,5 ton dari berbagai jenis

“Penangkapan ini bermula dari kelima kapal asing ini terdeteksi di radar Kapal Bisma 8001 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Jumat sekitar pukul 12.45 WIB. Setelah itu, kapal Bisma langsung menuju ke lokasi,” ujar Wakapolda Kepri Brigjen Didi Haryono, Jumat (14/7) sore.

Sesampainya di lokasi, petugas kemudian melakukan pemeriksaan. Nakhoda dari kelima kapal itu tidak bisa menunjukkan dokumen atau izin dalam melakukan penangkapan ikan di perairan Indonesia. Mereka diamankan dan selanjutnya dibawa ke Batam untuk dilakukan proses selanjutnya.

“Saat diamankan, tidak ada perlawanan apapun dari mereka dan diamankan di tempat yang berbeda. Sementara, untuk proses selanjutnya, kita serahkan kepada PSDKP Batam untuk dilakukan proses selanjutnya,” ucapnya.

Seringnya terjadi pencurian ikan di perairan Indonesia, Polair Polda Kepri akan melakukan kerjasama dengan seluruh instansi perikanan dalam memberantas aksi pencurian ikan di perairan Indonesia. “Seperti yang kita ketahui, perairan Indonesia itu luas. maka itu, kita kerja sama dengan instansi lainnya untuk penanganan pencurian ikan,” imbuhnya.

Lima kapal yang diamankan itu yakni Kapal BV 4851 TS GT 80, dengan nama nakhoda Le Van Houng dan 7 ABK, Kapal BV 4850 TS dengan nakhoda Nguyen Van dan 2 ABK. Kapal BV 5209 TS dengan nakhoda Vo Van Luan dan 8 ABK, Kapal BV 5560 TS dengan nahkhoda Nguyen Xuan dan 6 ABK, dan Kapal BV 5561 TS nahkodanya Tran Van Nu, dan 2 orang ABK. Sementara itu.

Salah satu nahkoda kapal bernama Vo Van Luan mengakui jika potensi perikanan di Indonesia lebih baik dari pada negaranya, Vietnam. Kepada Batam Pos (Jawa Pos Group), Vo Van Luan juga mengaku telah pernah ditangkap oleh kapal Hiu Macan di perairan Natuna. “Hiu Macan (yang nangkap). Indonesia banyak (ikan), Vietnam tidak,” ujarnya dengan bahasa Indonesia terbata-bata. (Jpg)

Share :

Baca Juga

Featured

Tahun Ini Pemkab Karimun Akan Bangun Pelabuhan Sungai Sikop Desa Tulang

Batam

Kapolda Kepri: Kejahatan Penyelundupan dan Perjudian Menjadi Atensi Kapolri

Ekonomi

Aunur Rafiq Harapkan Karimun Menjadi Wilayah FTZ Menyeluruh

Featured

Dishub Karimun Ubah Jadwal Keberangkatan Kapal Antar Pulau

Berita

Breakingnews : Kapal Tenggelam Di Perairan Karimun

Batam

Disperindag Batam Amankan 3 Ton Solar Subsidi

Featured

Seorang Haji Asal Batam Hilang saat Wukuf di Armina

Karimun

KPK Sebut Duit Miliaran di Kamar Gubernur Kepri Ditemukan Berserakan
error: Content is protected !!