class="wp-singular post-template-default single single-post postid-27831 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kep Meranti / Olahraga

Minggu, 6 Oktober 2019 - 16:50 WIB

Bekerjasama Dengan Askab PSSI, Disparpora Kepulauan Meranti Gelar Pelatihan Pelatih Lisensi D

Liputankepri.com,SELATPANJANG – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti bekerjasama dengan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kepulauan Meranti menggelar pelatihan pelatih sepakbola lisensi D yang merupakan sertifikasi dasar di organisasi bola kaki tersebut.

Pelatihan yang digelar selama enam hari ini diikuti sebanyak 20 calon pelatih dari berbagai utusan klub sepakbola yang tergabung di Askab PSSI Kepulauan Meranti. 

“Di Meranti banyak pelatih muda dan berpotensi tapi belum memiliki lisensi. Makanya kami gelar pelatihan ini. Dengan harapan setelah ini mereka yang berusia muda ini melanjutkan ke level yang tinggi nantinya,’’ ujar Sekretaris Disparpora Kepulauan Meranti, Tengku Arifin.

Dikatakan Tengku Arifin, pelatihan pelatih lisensi ini adalah pertama kali dilaksanakan di Kabupaten kepulauan Meranti. Dia berharap dengan adanya pelatihan ini bisa membuat sepakbola di Kepulauan Meranti semakin maju.

“Saya berharap seluruh pelatih bisa memberikan ilmunya kepada klub dan

kita akan terus berupaya membuat kegiatan ini di tahun yang akan datang,” ujarnya lagi.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Askab PSSI Kepulauan Meranti, Hery Saputra SH, dimana kepada para pelatih yang sudah mengikuti pelatihan diharapkan bisa menerapkan ilmu kepelatihan yang telah dipelajari.

“Kita minta kepada pelatih untuk mengaplikasikan ilmunya, dan kita PSSI tentu akan melakukan evaluasi. Dimana yang mempunyai integritas dan melakukan pelatihan rutin akan diberikan prioritas yang lebih, disana juga tentu akan berlaku reward dan punishment,” kata Hery Saputra.

Hery juga mengatakan, kursus pelatih tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia di bidang kepelatihan sepak bola. Hal ini juga untuk menjawab minimnya pelatih sepak bola yang memiliki sertifikasi di Kepulauan Meranti.

“Ini baru pertama kali dilaksanakan, harapan kita dengan digelarnya pelatihan ini adalah bagaimana bermain selayaknya bermain sepakbola. Karena filosofi bermain sepakbola itukan sudah jelas seperti yang diatur dalam statuta, kita tak mau ada bermain tinju dan silat dalam sepakbola. Selain itu fokus kita pada kelompok umur dan mengenalkan apa itu sepakbola, disitu tidak hanya bermain bola tetapi ada pelatihan disiplin, tanggung jawab dan berbuat jujur, serta tidak curang,” ujar Hery.

Kedepannya, Askab PSSI Kepulauan Meranti akan membuat regulasi, dimana regulasi itu akan mengatur satu tim yang bermain harus didampingi pelatih yang sudah memiliki lisensi.

“Kita akan buat regulasi di PSSI bahwa pelatih yang mendampingi tim pertandingan adalah pelatih yang sudah memiliki lisensi,” kata Hery.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah itu juga mengatakan seharusnya untuk satu klub dilatih oleh satu pelatih yang sudah memiliki lisensi.

“Pelatih yang sudah memiliki lisensi ada 6 orang, sementara dibawah naungan Askab PSSI Kepulauan Meranti ada 28 klub, 12 diantaranya mati suri. Itu artinya pelatih berlisensi masih kurang,” pungkas Hery.

Untuk diketahui, instrukstur pelatihan ini ditunjuk Syafrianto Rusli yang sudah meraihLisensi AFC Pro dibantu dengan pelatih lokal yang juga sudah memiliki lisensi. Praktik lapangan digelar di Lapangan Gelora Selatpanjang. (ali/An)

Share :

Baca Juga

Advertorial

PT Timah Terus Hadirkan Akses Pendidikan, Dari Beasiswa Pemali Boarding School hingga Bangku Kuliah

Kep Meranti

Plt Bupati Asmar Pimpin RUPS BUMD PT Bumi Meranti

Batam

Respon Vaksinasi Polda Kepri Laksanakan Vaksinasi Massal pada Masyarakat

Kep Meranti

Di Meranti Tim Gugus Tugas Covid-19 jadwalkan Tracing di Desa Asal Pasien Positif Hari Ini

Kep Meranti

Polres Meranti Berhasil Amankan Festival Perang Air Nasional Resmi Di Tutup Kementerian BNPP RI

Berita

Kapolres Karimun: Penyelam yang hilang terus kita cari

Kep Meranti

Wabup Ikuti Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Nota Keuangan APBD-P Merant 2018, Semua Fraksi Ucapkan Apresiasi

Batam

Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 11,310 Gram Bubuk Emas Ilegal ke Singapura
error: Content is protected !!