banner 200x200

Home / Ekonomi

Jumat, 27 Januari 2017 - 11:02 WIB

BNI Siapkan Dana Rp 4 Triliun, Kembangkan Anak Usaha

Lipuntankepri.com,Jakarta — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan dana sebesar Rp 4 triliun untuk rencana pengembangan bisnis secara anorganik melalui anak usaha. Direktur Keuangan BNI, Rico Rizal Budidarmo menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk memperkuat bisnis asuransi BNI Life, BNI Asset Management, dan BNI Securities.

“Kami akan kembangkan asuransi umum BNI Life, lalu membesarkan portofolio BNI Securities untuk mendorong pembangunan infrastuktur dengan penjaminan utang, dan BNI Asset Management untuk mendongkrak fee based,” ujar Rico di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Kamis (27/1).

Adapun sebanyak Rp 1,5 triliun dari anggaran tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi startup company untuk mengembangkan bisnis digital banking. Perseroan juga tengah mengkaji untuk modal ventura dan capital investment.

Baca Juga :  Angkat Ekonomi Kerakyatan Di Event World Music Festival 2017

Sementara untuk penguatan modal BNI Syariah, lanjut Rico, rencananya akan dilakukan initial public offering (IPO) atau menerbitkan sub-ordinated loan. Menurut Rico, pengembangan bisnis anak usaha ini dilakukan untuk mendukung BNI menyalurkan pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Rencananya di tahun ini perseroan akan memperkecil segmen bisnis korporasi dan lebih memfokuskan bisnis UMKM sebagai mandat dari Presiden Joko Widodo. Selain itu, perseroan juga berencana untuk membidik dana sebesar Rp 10 triliun melalui penerbitan obligasi sebesar Rp 5 triliun, Negotiabel Certificatedan Deposit (NCD) sebesar Rp 3 triliun, pinjaman bilateral dan dalam bentuk lainnya pada kuartal 2 tahun ini.

Baca Juga :  Bersama Patron, Kajari Karimun Serahkan Kunci Bedah Rumah Layak Huni

Direktur Treasury BNI, Panji Irawan mengatakan, obligasi akan diterbitkan dalam rupiah karena dari segi harga lebih menguntungkan. Perseroan juga akan mengkonversi obligasi valuta asing ke pinjaman bilateral.

“Manfaatnya pricing lebih bagus jadi bisa menghemat funding dalam valas,” ujar Panji.

Menurut Panji, rencana ini dilakukan untuk menjaga likuiditas perseroan. Perseroan akan menjaga loan to deposit ratio (LDR) di bawah 90 persen pada tahun ini.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Jelang Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok Di Karimun Mulai Merangkak Naik

Ekonomi

Sekda Optimis Keberadaan PT. Timah Bermanfaat Kembangkan Ekonomi Masyarakat Meranti

Ekonomi

Genre Meranti Sosialisasi KIA Ke Sekolah

Ekonomi

DPRD Meranti Gelar Paripurna Penyampaian Laporan Pansus dan Pengesahan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2017

Ekonomi

Bupati Karimun: BID diharapkan mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa

Berita

Dorong Ketahanan Pangan untuk Warga Pulau Setunak, PT Timah Tbk Kembangkan Pertanian Hidroponik Bersama Kelompok Wanita

Berita

Covid-19, Polsek Kuantan Tengah Panen Jagung

Ekonomi

Pemkab Karimun Terima Bantuan CSR Bank Riau Kepri
%d blogger menyukai ini: