Rakor Inflasi, Mendagri Minta Waspada Kenaikan Harga Pangan

- Jurnalis

Senin, 17 Maret 2025 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kembali memimpin rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi secara virtual bersama pemerintah daerah se Indonesia, disiarkan melalui YouTube Kemendagri, Senin (17/3/25).

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menyampaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) bahan pangan minggu kedua Ramadhan 2025 atau minggu kedua Bulan Maret 2025 yang terjadi kenaikan harga dibeberapa daerah.

Untuk itu, dia meminta pemerintah daerah waspada terhadap kenaikan harga pangan, khususnya untuk harga cabai rawit, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, dan daging ayam ras.

“Perlu diwaspadai tetutama kenaikan cabai rawit, bawang merah, bawang putih, daging ayam ras, telur ayam ras,” katanya.

Tito Karnavian menuturkan, pada minggu pertama Maret 2025 lalu cabai rawit mengalami kenaikan di 234 kabupaten/kota, cabai merah di 224 kabupaten/kota, dan bawang merah di 216 kabupaten/kota.

Sedangkan pada minggu kedua Maret 2025, komoditas yang mengalami kenaikan bawang merah di 243 kabupaten/kota, cabai rawit di 230 kabupaten/kota, bawang putih di 208 kabupaten/kota.

“Pada minggu kedua Maret ini yang perlu diwaspadai adalah kenaikan harga daging ayam ras di 190 kabupaten/kota, telur ayam ras di 180 kabupaten/kota, cabai merah di 163 kabupaten/kota,” ungkapnya.

Mendagri melanjutkan, saat ini sedang dilakukan langkah-langkah untuk mengendalikan kenaikan IPH oleh Badan Pangan Nasional, Bulog, dan Kementerian Pertanian.

Namun disisi lain Tito Karnavian meminta setiap daerah perlu mengambil langkah tersendiri untuk mengendalikan harga pangan di daerahnya masing-masing sebab IPH disetiap daerah mengalami kenaikan IPH yang berbeda.

“Perlu langkah sendiri-sendiri, karena setiap daerah berbeda komoditas yang terjadi kenaikan harga,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Kapolsek Kampar Kiri Pimpin Panen Raya Jagung Pipil di Desa Gunung Mulya
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:26 WIB

Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:18 WIB

Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru