class="wp-singular post-template-default single single-post postid-260629 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Advertorial / Berita / BP Batam

Sabtu, 5 April 2025 - 10:51 WIB

BP Batam Ambil Langkah-Langkah Penyesuaian Hadapi Kebijakan Resiprokal AS

Batam – Menyusul Kebijakan Tarif Timbal Balik (Resiprokal) oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang ditetapkan pada 2 April 2025 silam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Deputi Investasi dan Pengusahaan, Fary Djemy Francis menyampaikan beberapa pernyataan untuk menyikapi hal tersebut.

Pemberlakuan tarif sebesar 32 persen untuk barang impor-ekspor tentu menjadi kendala bagi neraca perdagangan Indonesia, tidak terkecuali Kota Batam.

Dengan perubahan kebijakan AS, maka sedikit banyak akan mempengaruhi minat dan perluasan investasi untuk pasar tujuan AS.

“Perusahaan yang beroperasi di Batam berorientasi ekspor di berbagai bidang. Tahun 2024 saja, total ekspor Batam ke Amerika sekitar USD $4 Milliar, atau 25 persen dari total ekspor Kota Batam,” ujar Fary pada Jumat (4/4/2025).

Meski demikian, ia mengatakan, perubahan kebijakan internasional yang diberlakukan Amerika Serikat bukan hal baru bagi BP Batam.

Menurutnya, Indonesia khususnya BP Batam mampu bertahan menghadapi berbagai manuver perdagangan Internasional seperti ini.

Baca Juga :  Perayaan Misa Natal, Kapolsek Kampar Kiri Kerahkan Personil Jaga 10 Gereja

Fary kemudian menjabarkan strategi komprehensif yang dimiliki BP Batam, antara lain:

Melakukan penyesuaian kebijakan dan insentif, memperkuat industri bernilai tambah agar ekspor dapat tetap dilakukan ke AS, memaksimalkan status Batam sebagai FTZ, memperkuat koordinasi BP Batam bersama pemerintah pusat ke berbagai Saluran Diplomasi perdagangan internasional, dan melakukan agregasi supply-chain perdagangan internasional bersama sektor swasta lainnya.

Kelima langkah konkret ini dinilai Fary sebagai strategi yang efektif dan efisien untuk menghadapi tantangan perekonomian internasional ini.

“BP Batam tidak akan menghindari AS sebagai tujuan pasar, tetapi kami akan berjuang agar tetap kompetitif meskipun ada tarif yang telah ditetapkan,” katanya optimis.

Baca Juga :  Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Apa yang disampaikan Fary linear dengan program pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Batam yang tengah digesa oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, salah satunya dengan cara meningkatkan daya saing serta menekan harga produk.

Dengan demikian, meski dengan tarif yang ada, barang-barang dari Indonesia akan tetap kompetitif saat memasuki pasar AS.

Selain itu, dengan pesatnya pertumbuhan dan perkembangan investasi Data Center yang sangat signifikan di Batam, dengan salah satu konsumen terbesar adalah perusahaan-perusahaan AS menjadi kekuatan tersendiri bagi Kota Batam.

“Ini tidak akan tergantikan oleh tempat lain karena keunggulan-keunggulan yang kita miliki, salah satunya adalah pasar yang besar, dan kondisi geografis yang ‘seksi’,” pungkas Fary.

(RUD)

 

Share :

Baca Juga

Berita

Kepala BP Batam Selesai Retreat, Ajak Masyarakat Bersatu Majukan Batam

Berita

Bayi 8 Bulan Asal Meranti Sakit “Aritmia” Butuh Bantuan Berobat

Berita

Misjan Tommy Mengembalikan Formulir Pendaftaran Ke Kantor DPC PDI Perjuangan Meranti

Berita

Kecelakaan Maut, Truk Pasir Hantam Sepeda Motor, Dua Orang Tewas

Berita

Kapolres Kepulauan Meranti Pimpin Sertijab Lima Perwira Strategis

Berita

Amsakar Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan di Mall

Berita

Pemerintah Percepat Penyaluran BLT BBM kepada Masyarakat

Bengkalis

Jaga Kebersamaan & Pererat Silaturahmi, Angkatan 95 SMA 2 Bengkalis Akan Gelar Reuni Akbar
error: Content is protected !!