class="wp-singular post-template-default single single-post postid-258690 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Bisnis / BP Batam

Kamis, 23 Januari 2025 - 14:16 WIB

BP Batam Sebut Target Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp 60 Triliun

BATAM – BP Batam menargetkan realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 60 triliun.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyebut jika target ini naik dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 40 triliun.

Melalui pengembangan Kawasan Strategis sebagai sarana dan prasarana pendukung investasi, Ariastuty pun optimistis target tersebut bisa tercapai.

“Tugas BP Batam adalah bagaimana Batam bisa menjadi destinasi unggulan investasi. Berbagai upaya akan kita lakukan agar pertumbuhan investasi bisa maksimal,” ujar Tuty, panggilan akrabnya, Rabu (22/1/2025).

Tuty juga memaparkan bahwa beberapa sektor masih menjadi penopang utama dalam menggenjot nilai investasi dan perekonomian Batam. Adapun sektor yang dimaksud adalah industri manufaktur seperti industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam; shipbuilding & oil gas equipment; perangkat lunak komputer, jaringan, layanan teknologi informasi dan peralatan komunikasi lainnya; semikonduktor dan komponen elektronik lainnya; kendaraan dan suku cadang motor.

Kemudian, BP Batam juga memberikan atensi lebih terhadap pengembangan industri jasa sebagai salah satu industri yang potensial dalam akselerasi pembangunan Batam. Untuk jenis industri jasa yang dimaksud antara lain logistik, pariwisata, pemeliharaan perbaikan MRO, kesehatan, pendidikan dan keuangan.

Baca Juga :  Kementerian Koperasi Dukung Upaya PT TIMAH Berdayakan Koperasi untuk Akomodir Penambang Rakyat

“Berdasarkan catatan kami, pertumbuhan investasi Batam mengalami kenaikan pada Kuartal III tahun 2024 lalu. Saya optimis ini bisa kita pertahankan dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi Batam secara keseluruhan,” tambah Tuty.

Baca Juga :  Bupati Kasmarni Dorong Hilirisasi dan Penguatan SDM Sawit

Untuk mayoritas investor, Tuty menyebut jika Singapura masih menjadi negara dengan nilai investasi tertinggi sebesar Rp 1,91 triliun pada Kuartal III 2024.

Selain Singapura, negara Asia lainnya yaitu Tiongkok juga masih berkontribusi besar terhadap realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam dengan nilai investasi sebesar Rp 1,69 triliun.

“BP Batam masih akan berupaya untuk menciptakan iklim investasi yang nyaman dan kondusif bagi para investor. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menyiapkan infrastruktur dasar seperti jalan serta sarana maupun prasarana pendukung lain dalam mencapai target investasi yang ada,” pungkasnya. (*)

 

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Karimun: 40 pimpinan OPD tandatangani perjanjian kinerja tahun 2020

Berita

Bupati Asmar Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur pada HUT RI ke-81

Batam

Plt Gubkepri tolak rencana kedatangan 2.000 Turis asal Australia masuk Batam

Berita

Polsek Kampar Kiri Gandeng PT Surya Agro, Panen Raya Jagung Pipil Hasilnya Jual ke Bulog

Advertorial

Sinergi Gerakan Ekonomi Rakyat, PT TIMAH Tbk Bantu UMKM KUBE Intan Payong Perkuat Kapasitas Produksi

Berita

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Berita

DWP Meranti Gelar Senam Sehat dan Pertemuan Bulanan

Advertorial

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia: Program Penanganan Banjir Jadi Prioritas
error: Content is protected !!