BPMPD Kampar Bantah Perjalanan Dinas Luar Perangkat Desa Bukan Plesiran

- Jurnalis

Minggu, 13 November 2016 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Riau – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kampar Surya Budhi akhirnya angkat bicara soal perjalanan perangkat Pemerintahan Desa ke luar daerah. Ia mengklarifikasi opini yang saat ini sedang berkembang di tengah masyarakat.

Surya menegaskan, perjalanan perangkat desa bukan termasuk plesiran seperti yang dinilai sejumlah pihak. Meski begitu, ia tidak mempersoalkan opini plesiran tersebut. Ia berpendapat, pendapat sejumlah pihak yang menyebut perjalanan itu sebagai plesiran adalah hal wajar.

Menurut Surya, publik yang ingin tahu lebih jauh, perlu melihat langsung kegiatan perangkat desa selama berada di luar daerah. Sehingga tidak ada lagi anggapan yang menyebutkan bahwa perjalanan adalah agenda sia-sia.

“Coba dilihat langsung. Mereka (perangkat desa) memang pelatihan,” kata Surya berusaha meyakinkan, Jumat (11/11/2016). Ia tidak menampik adanya refreshing di sela-sela kegiatan tersebut. Hal itu dianggapnya wajar.

Surya lebih jauh memberi penjelasan ihwal perjalanan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kampar ke Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang dijadwalkan berangkat 14 Nopember 2016. Ia mengklaim, agenda itu merupakan permintaan para BPD.

“Begitu antusiasnya mereka. Kalau dilihat, suara mereka bergemuruh waktu meminta pelatihan itu,” kata Surya. Ia menuturkan, BPD selama ini memang belum pernah melakukan perjalanan. Padahal, BPD merupakan unsur penting dalam pemerintahan desa.

Surya mengatakan, BPD ikut menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan lainnya. “Bagaimana mereka bisa paham kalau nggak ada pelatihan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Sita 10 Ribu Liter BBM Ilegal
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Panggilan Adat di Tengah Aroma Fee Proyek, LAMR Seret BWS Sumatera III, Vendor dan Donatur ke Meja Klarifikasi
DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 11:47 WIB

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 20:49 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Sita 10 Ribu Liter BBM Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:06 WIB

Panggilan Adat di Tengah Aroma Fee Proyek, LAMR Seret BWS Sumatera III, Vendor dan Donatur ke Meja Klarifikasi

Berita Terbaru