class="wp-singular post-template-default single single-post postid-15771 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun / Riau

Minggu, 11 Maret 2018 - 09:48 WIB

Diduga Minta “Uang Damai”Rp 250 Juta,3 Oknum Dit Resnarkoba di Tangkap

Liputankepri.com,PEKANBARU – Tiga orang oknum polisi Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Riau ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus pemerasan. Ketiga tersangka diduga meminta ” uang damai” sebesar Rp 250 juta kepada seorang warga yang terlibat narkotika.

Diketahui, ketiga oknum polisi itu adalah Brigadi H (33), Brigadir RE (33) dan Bripda JFS (24). Kapolda Riau Irjen Pol Nandang MH membenarkan penangkapan tiga orang anggotanya itu saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (10/3/2018).

“Mereka ditangkap dan ada barang bukti. Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini ditahan di Polres Rohul,” ujar jenderal bintang dua ini.

Barang bukti yang diamankan dari tiga oknum tersebut berupa satu pucuk senjata airsoft gun, dua gelang emas senilai Rp 30 juta, serta uang tunai sebesar Rp 73,5 juta

Nandang mengatakan, ketiga oknum tersebut diduga melakukan penyalahgunaan wewenang, pemerasan dan tidak melanjutkan kasus yang mereka tangani. “Mereka kita jerat dengan pidana umumnya terkait dugaan menyalahgunakan wewenang dan pemerasan,” kata Nandang.

Oleh karena itu, ketiga oknum polisi tersebut masih diperiksa oleh Bidang Propam. Sementara itu, penangkapan ketiga oknum anggota Dit Resnarkoba Polda Riau itu berawal saat ketiganya menangkap seorang warga yang diduga pelaku narkotika berinisial AH alias Alam (41) di Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai, Rohul, Riau, pada pertengahan Februari 2018 lalu.

Namun, uang sebanyak itu tidak disanggupi oleh keluarga AH dan hanya mampu membayar Rp 200 juta. Oleh sebab itu, keluarga korban keberatan dan merasa diperas, kemudian melaporkan ketiga oknum polisi ke Polres Rohul. Akibatnya, ketiga oknum polisi tersebut ditangkap.

Dalam penangkapan itu, diduga terjadi negosiasi antara warga dan ketiga polisi. Ketiga oknum tersebut diduga meminta “uang damai” Rp 250 juta.***

 

 

 

 

Source:kompas

 

Share :

Baca Juga

Berita

Memperingati HUT RI Ke 77 dan HUT Riau 65, Pemda Kampar Gelar Vaksinasi Dan Donor Darah Massal

Featured

Pordi Kepri Gelar Liga 1 Domino Kepri Mencari Atlet Domino Menuju Kejurnas

Featured

Xóc Đĩa Tứ Linh Sunwin

Featured

Bupati Karimun Resmi Membuka Turnamen sepak bola Kundur Utara Cup

Featured

Hitung Cepat KPU 98,11 %, SABAR Unggul dari LIMA

Featured

Bupati Karimun Buka Acara Dialog Jurnalis Karimun IV

Berita

Sedang Asik berjalan, Tiga Pemuda Desa Tebun Diduga Aniaya Pemuda Gemalasari Dusun Parit Budi

Karimun

Bupati Karimun Resmikan Laboratorium PCR RSUD M.Sani
error: Content is protected !!