class="wp-singular post-template-default single single-post postid-261197 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Advertorial / Bengkalis / Berita

Kamis, 22 Mei 2025 - 13:09 WIB

Dishub Bengkalis Antisipasi Penyeberangan Roro Jelang MTQ

Liputankepri.com, Bengkalis – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-43 tingkat Provinsi Riau yang akan digelar di Kabupaten Bengkalis, salah satu titik yang menjadi perhatian adalah penyeberangan Roro dari Air Putih Bengkalis ke Sungai Pakning.

Penyeberangan ini diprediksi akan menjadi jalur utama rombongan kafilah dari berbagai kabupaten/kota di Riau, Pemerintah Daerah melakukan persiapan yang matang guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan.

Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Edi Kurniawan, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan final terkait teknis penyeberangan tersebut.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026

“Saat ini kami masih berdiskusi dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Riau. Namun informasi awal yang kami terima, setiap daerah dibatasi membawa maksimal 15 unit kendaraan yang diberangkatkan melalui jalur VIP,” ujar Edi, (20/05/2025).

Edi menjelaskan, kendaraan seperti bus besar kemungkinan tidak akan ikut menyeberang dan disarankan untuk parkir di Pakning, mengingat kapasitas dan efisiensi pengangkutan.

“Dari prediksi kami, bus kemungkinan akan ditinggal. Penyeberangan hanya untuk penumpang, karena keterbatasan ruang di kapal Roro. Kami harapkan para peserta sudah dikumpulkan di pelabuhan, lalu diarahkan ke penginapan atau lokasi pawai,” tambahnya.

Baca Juga :  Desa Penebal Mengadakan Gerakan Gotong Royong Massal yang Bertema "BERSAHAJA"

Hingga kini, teknis seperti pembagian stiker, sistem antrian, dan jadwal penyeberangan belum diputuskan secara resmi.

Saat ini, Dishub Bengkalis memperkirakan akan mengoperasikan tiga armada Roro untuk menunjang kelancaran arus penyeberangan.

“Kapasitas penumpang diperkirakan masih aman, bisa mengangkut hingga 500 orang per sekali jalan. Namun yang kami antisipasi adalah lonjakan kendaraan roda empat dan dua,” pungkas Edi Kurniawan.|Safrizal

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolda Riau Tinjau Pospam Ops Ketupat Lancang Kuning 2023 dekat Perbatasan Sumatera Barat

Berita

Marlin Ajak Jajaran Tingkatkan Pelayanan Publik Demi Kepentingan Masyarakat Kepri

Berita

Dorong Peningkatan Ekonomi Warga dan Promosi Wisata, PT Timah Bangun Gapura Untuk Warga Tanjung Pakdan

Berita

Pembangunan Jalan Kecamatan Belat Diresmikan

Berita

Pemkab Meranti Peringati Nuzululqur’an di Masjid Agung Darul Ulum

Berita

Polres Karimun Berhasil Temukan Korban Laka Laut

Advertorial

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Berita

Dewi Ansar Lantik Bunda Paud Karimun
error: Content is protected !!