DPMD Dan Diskominfotik Gelar Bimtek Se Kecamatan & Desa Kelurahan Layak Anak

- Jurnalis

Jumat, 17 Mei 2024 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKALIS – Sebagai upaya memaksimalkan peran Pemerintah Desa dan Kelurahan pada Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2024, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kecamatan Layak Anak (KELANA) dan Desa Kelurahan Layak Anak (DEKELA).

Acara yang diselenggarakan di Ruang Rapat DPMD pada Kamis 16 Mei 2024 ini diikuti secara daring oleh 11 Pemerintah Kecamatan dan 155 Pemerintah Desa dan Kelurahan dengan narasumber Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak (PHPA) DPPPA Fitrianita Eka Putri dan Sekretaris Diskominfotik Adi Sutrisno yang secara berurutan menyampaikan materi Dekela dan Informasi Layak Anak (ILA) serta dimoderatori oleh Pejabat Fungsional DPMD Pria Gunawan.

Ismail selaku Kepala DPMD mengajak Pemerintah Desa dan Kelurahan untuk berkomitmen mensukseskan Evaluasi KLA tahun 2024 dengan cara melengkapi dokumen pendukung yang diminta terkait Kelana dan Dekela, namun tidak berhenti disitu saja beliau juga menekankan bahwa mewujudkan Kelanan dan Dekela tidak hanya secara administratif, lebih jauh dari itu beliau juga meminta penerapannya secara nyata sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh anak. Hal tersebut disampaikan dalam sambutanya saat membuka acara secara resmi via daring.

“Saya meminta kepada rekan-rekan di desa untuk bekerjasama mewujudkan KLA melalui Kelana dan Dekela dengan menyiapkan dokumen pendukung yang diperlukan dan menyerahkan kepada DPPPA sebagai Koordinator paling lambat 21 Mei 2024,” tutur Ismail.

“Tidak berhenti disitu, kita mesti menerapkan Kelana dan Dekela secara implementatif tidak hanya secara administratif, sehingga diharapkan manfaatnya dapat dirasakan oleh anak dengan membangun kecamatan dan desa berbasis hak anak,” tegas Ismail.

Kepala DPPPA Emilda Susanti menghaturkan terimakasih kepada DPMD yang telah memprakarsai kegiatan ini, juga kepada Diskominfotik yang telah memfasilitasi kegiatan ini melalui zoom, serta kepada Pemerintah Kecamatan dan Desa yang mengadiri acara secara virtual.

Emilda berujar untuk mewujudkan KLA juga perlu sinergi dan dukungan dari seluruh pihak tanpa terkecuali kecamatan dan desa untuk menyelenggarakan Kabupaten yang aman untuk anak demi membangun generasi berkarakter.

“KLA kita wujudkan dengan dukungan dan sinergi semua pihak khususnya kecamatan dan desa mampu menciptakan Kabupaten yang ramah dan aman untuk anak, demi terwujudnya generasi yang berkarakter untuk Bengkalis Bermarwah Maju dan sejahtera,” kata Emilda

Fitrianita menyampaikan materi Dekela dengan menjelaskan lima belas indikator sebagai syarat yang harus dipenuhi agar dapat dikatakan desa yang layak untuk anak.

“Desa/Kelurahan merupakan desa dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak Anak dan perlindungan khusus Anak, yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan, yang dilakukan bersama oleh Kepala Desa/Lurah, Perangkat Desa/Kelurahan, dengan melibatkan kelompok masyarakat dan anak yang ada di Desa/Kelurahan,” ungkap Fitrianita

“Ada 15 indikator yang perlu kita penuhi untuk menyelenggarakan desa/kelurahan yang layak anak, salah satunya adalah pemerintah desa/kelurahan memiliki peraturan desa/kebijakan kelurahan tentang penyelenggaraan perlindungan anak,” ucap Fitrianita

Adi Sutrisno menutup bimtek ini dengan menjelaskan tentang ILA, dimana salah satu sub materinya adalah jurnalistik yang menyasar anak sebagai pembuat dan penyalur berita.

“Kita telah mengetahui bahwa setiap kecamatan dan sebagian besar desa/kelurahan telah memiliki Forum Anak, mari kita memberdayakan para pengurus Forum Anak dengan membekali mereka kemampuan jurnalistik sehingga mereka mampu memproduksi berita sesuai dengan ketentuan jurnalistik yang layak anak tentunya,” tutur Adi

“Jurnalistik sendiri merupakan kegiatan mengumpulkan, menulis, menafsirkan, memproses, dan menyebarakan informasi secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan pada media massa,” tutup Adi

Dihadiri Salahudin Kepala Bidang Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan dan Teguh Pranata Analis Pemberdayaan Perempuan dan Anak Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis.**(Hms)

Editor : Agustian indramajid

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penurunan Bendera Merah Putih, Anggota DPRD Bobi Kurniawan Ajak Masyarakat Rawat Kerukunan
Tegas dan Lantang, Ketua DPRD Bengkalis Bacakan Teks Proklamasi HUT ke-81 RI
Komisi IV DPRD Bengkalis Disambut langsung oleh Kepala UPT Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah Riau
Raker Gabungan Komisi DPRD Bengkalis: Jaminan Kesehatan Warga Jadi Prioritas
Anggota DPRD Hendra Hadiri Apel Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, Bacakan Teks Visi Riau 2025–2029
Wakil Ketua I DPRD Bengkalis Dukung Sinergi Pembangunan Riau di Hari Jadi ke-69
Pansus IV DPRD Bengkalis Kaji Penguatan Jaminan Sosial Pekerja Rentan
Ketua DPRD Bengkalis Buka Turnamen Domino HUT RI ke-81 di Talang Mandi

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Tegas dan Lantang, Ketua DPRD Bengkalis Bacakan Teks Proklamasi HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Komisi IV DPRD Bengkalis Disambut langsung oleh Kepala UPT Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah Riau

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Raker Gabungan Komisi DPRD Bengkalis: Jaminan Kesehatan Warga Jadi Prioritas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Anggota DPRD Hendra Hadiri Apel Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, Bacakan Teks Visi Riau 2025–2029

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Wakil Ketua I DPRD Bengkalis Dukung Sinergi Pembangunan Riau di Hari Jadi ke-69

Berita Terbaru

error: Content is protected !!