class="wp-singular post-template-default single single-post postid-13112 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Sumbar

Kamis, 2 November 2017 - 11:04 WIB

Dua Pasang Remaja Di Kabupaten Pasaman Terkesan Coreng Visi Dan Misi Pemda,Berikut Uraiannya

Liputankepri.com – Sumatera Barat –  2 pasang remaja terkesan coreng Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman yakni “Terwujudnya Masyarakat Sejahtera, Agamis dan Berbudaya”. Pasalnya, pasangan remaja R (18) pelajar SLTA dengan AA (20) warga, RM (20) dengan F (20) yang merupakan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat di amankan Satpol PP di Benteng Nagari Tanjung Beringin Kecamatan Lubuk Sikaping karena diduga berbuat asusila, Rabu (01/11).


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Asmadi mengatakan, Pengamanan ini berawal setelah warga menyampaikan kepada Satpol PP Pasaman bahwa 3 pelajar perempuan yang berada dalam sebuah kosan diduga telah tidur satu malam dalam satu kamar bersama 2 laki – laki. Kemudian personil Satpol PP turun langsung ke TKP sekitar jam 09.30 dan berhasil mengamankan 2 pasang remaja yang sedang tidur dalam sebuah kamar.

Baca Juga :  Pembangunan T/L 150 KV Milik PT.PLN Terkendala Masalah Lahan

“Orang tua dari kedua belah pihak telah dipanggil dan menurut pengakuan sementara 2 pasang remaja tersebut mereka hanya berciuman dalam kamar”, sebut Asmadi.

“Sampai saat ini (17.00) proses masih dalam penyidikan” jelasnya.

Baca Juga :  Pembangunan T/L 150 KV Milik PT.PLN Terkendala Masalah Lahan

“Apabila melanggar Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang ketentraman dan ketertiban umum bagian ke 6 pasal 20 yakni setiap orang dilarang melakukan perbuatan zina atau mendekati perzinaan ditempat umum, objek wisata, penginapan, rumah kos serta tempat – tempat lainnya akan dikenakan sanksi pembinaan atau teguran”, terangnya Asmadi.

Kemudian Ketua STAI Nasbin Panyahatan saat dikonfirmasi melalui WA terkait dengan 2 Mahasiswa tersebut mengatakan, “biarkan mereka bertanggungjawab atas perbuatan mereka, kampus punya jalur untuk mengatasi mereka, kami tunggu laporan dari Satpol PP” sebutnya. (Darlin)

Share :

Baca Juga

Berita

Lanjutkan Program Meranti Cerdas, Pemkab Meranti MoU dengan Universitas Andalas

Sumbar

Galian C di Pasaman Sumbar Izinnya Dipertanyakan dan Berpotensi Rusak Lingkungan

Berita

Kapolda Fakhrizal: Teruskan Perjuangan Dengan Berbuat Baik

Karimun

Longsor dan Banjir Bandang Hantam Tanah Datar

Featured

Wabup Solok Hadiri Halal Bihalal Perantau Nagari Cupak

Peristiwa

Tabrakan, Dua Warga Pasaman Meninggal Dunia

Berita

Masuk ke Mapolres Solok, Suhu Tubuh Diperiksa

Featured

Viral di Medsos,Rombongan DPRD Sumbar Berpose di Kasino Singapura
error: Content is protected !!