class="post-template-default single single-post postid-4358 single-format-standard wp-custom-logo elementor-default elementor-kit-37444">

banner 200x200

Home / Liputan Kriminal / Nasional

Senin, 23 Januari 2017 - 09:42 WIB

Gempar !!! Mayat Dalam Karung Di Temui Mengambang

​Liputankepri.com,Denpasar – Pembunuh wanita setengah telanjang dalam karung warna putih telah ditangkap. Pria berinisial AS (36) ini mengaku membunuh karena menginginkan HP korban, Jematun (47).

“Pembunuhan dilakukan pada Sabtu (21/1) kemarin, sekitar pukul 00.05 Wita,” kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja melalui pesan singkat kepada detikcom , Senin (23/1/2017).

Hengky menjelaskan AS datang ke kawasan Jl Danau Tempe, Denpasar, Bali, dan bertemu dengan Jematun di depan gudang rongsokan. AS lalu menawari Jematun untuk diantar pulang. “Namun tidak jadi dan mereka masuk ke dalam gudang karena korban mau buang air kecil,” ujar Hengky.

AS lalu merayu Jematun untuk berhubungan badan dan disetujui. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, AS menginginkan HP Jematun.

“Setelah melakukan hubungan badan, AS menginginkan HP korban, lalu mendorong korban sehingga tersungkur ke belakang. Diduga kepala korban membentur pinggiran selokan, lalu AS membenturkan kepala korban ke pinggiran selokan itu,” ucap Hengky.

Setelah itu, AS mengambil celana jins korban untuk membungkam mulut dan hidung korban hingga tidak bergerak. Lalu AS mencari karung dan tali bekas dan memasukkan jasad korban ke dalam karung tersebut. “Kemudian tersangka membawa korban yang sudah dibungkus karung plastik ke atas sepeda motor. Lalu tersangka membuang korban di bawah jembatan Jl Kerta Dalam, Sidakarya, Denpasar Selatan,” imbuh Hengky.

Jasad Jumatun ditemukan di Tukad Punggawa, Jl Kerta Dalem, Sidakarya, Denpasar, Bali, pada Sabtu, 21 Januari 2017. Jasad terbungkus karung warna putih itu mengambang di sungai yang dangkal dan ditemukan oleh Wayan Kandra (48), seorang pemilik warung di dekat lokasi.

AS selanjutnya ditangkap polisi pada Minggu, 22 Januari kemarin. Dia dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun. (Sumber detik.com)

Share :

Baca Juga

Meranti

Terkait Temuan Ilegal Logging PT.NSP Mengatasnamakan Masyarakat, Tokoh Masyarakat Dan LSM Bantah dan Tidak Terima

Featured

Kondisi 10 WNI yang di bebaskan militan Abu Sayyaf, sedang makan di rumah gubernur Sulu

Nasional

Menteri Suharso: Turnkey Project Diperlukan Untuk Mempercepat Penguasaan dan Penerapan Teknologi Industri

Ekonomi

UAS Bersama Bupati Meranti Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pesantren Darul Fikri

Ekonomi

Diduga Lakukan Tindak Pidana, DPRD Laporkan PT GRM Ke Polisi

Berita

Gara gara Akun Facebook, Pria ini di Keroyok hingga babak belur di parkiran Hotel Wiko

Ekonomi

Sekda Meranti Buka Bazar Ramadhan 1440 H, Permudah Masyarakat Membeli Takjil 

Ekonomi

Waduh !! Samsung Galaxy Note 7 Di Larang Bawa Di Pesawat Garuda