class="wp-singular post-template-default single single-post postid-28583 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti

Rabu, 4 Desember 2019 - 13:33 WIB

Guna Untuk Antar Warga Sakit Kepala Desa Baran Melintang Beli Kapal Cepat

Liputankpri.com, Meranti – Guna memenuhi kebutuhan warga di bidang kesehatan, Kepala Desa Baran Melintang Penti Kurniawan membeli sebuah Speed Boat atau kapal cepat yang dipergunakan untuk mengantarkan warga sakit yang memerlukan rujukan ke RSUD di ibukota kabupaten.
Speed boat yang disulap menjadi Ambu lance laut ini diperoleh dengan menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018, yang merupakan hasil rapat bersama masyarakat Desa Baran Melintang Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti.
Pelayanan ambulance laut itu diberikan secara gratis. Warga setempat yang butuh berobat, baik itu dalam keadaan darurat atau untuk rawat jalan ke rumah sakit atau kebutuhan mendesak lainnya tidak repot lagi menunggu ambulance laut dari Dinas Kesehatan yang dikelola oleh Baznas. 
“Speed boat ini bisa digunakan wargauntuk hal yang bersifat penting dan mendesak seperti mengantar orang sakit yang memerlukan rujukan ke rumah sakit, karena jika harus menunggu kapal dari Baznas memerlukan waktu yang sangat lama, sementara pesakit membutuhkan pertolongan cepat, sementara untuk kapal carteran itu sangat mahal, bisa sampai Rp 3 juta untuk sekali berangkat,” kata Kepala Desa Baran Melintang, Penti Kurniawan.
Dikatakan Penti, ambulance laut itu disiagakan di desa untuk mengantisipasi sewaktu-sewaktu ada yang membutuhkan. Bahkan, pihaknya mengoperasikan kapal layanan sosial ini selama 24 jam untuk melayani masyarakat dan beban biaya semua ditanggung.
“Speed boat ini sepenuhnya gratis bagi masyarakat, tidak ada biaya yang dikeluarkan. Honorium kaptennya hingga bahan bakar minyak untuk saat ini masih saya tanggung dengan biaya pribadi karena belum masuk penganggaran. Baru tahun depan operasionalnya dibebankan kedalam ADD,” ujarnya.
Kapal cepat itu dianggarkan melalui dana desa senilai Rp 100 juta. Kapal yang berbahan dasar kayu itu dibuat di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau dengan kecepatan mesin sebesar 40 PK. Dikatakan, untuk operasional kapal membutuhkan 2 jerigen minyak dengan biaya sebesar Rp 700 ribu sekali jalan dengan jarak tempuh selama 1,5 jam dari Baran Melintang menuju Kota Selatpanjang.
Sejak adanya kapal tersebut, banyak warga yang merasa terbantu, sehingga resiko penyakit bisa diatasi secepat mungkin.
“Sejak pembelian kapal untuk ambulance laut, warga sangat terbantu dan mudah-mudahan manfaatnya akan terus bisa dinikmati masyarakat,” ujar Penti yang juga sebagai ketua Karang Taruna Pulau Merbau. (tmy) 

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Pemda Meranti Salurkan Bantuan Ikan Kaleng Tidak Ada Izin Edar BPOM Juga Ditemukan Berulat Belatung

Berita

Polres Meranti Patroli Skala Besar, Cegah Tindak Kejahatan & Premanisme

Kep Meranti

Bupati Meranti Gelar Apel Peringatan HUT Linmas dan Satpol PP

Kep Meranti

SOina Meranti Siap Kirim 4 Cabor Ikuti Porda SOIna 2017 Di Pekanbaru

Kep Meranti

Sekda Meranti Ikuti Kegiatan Sosialisasi Donor Darah, Ajak Masyarakat Jadi Pendonor Bantu Pasien yang Membutuhkan

Kep Meranti

Diduga Ada Pemainan: Diklat BST Di Meranti Di Ikuti Sejumlah Perserta Tidak Mengikuti SOP

Ekonomi

Irwan Genjot Anggaran Untuk Atasi Kemiskinan Di Meranti

Kep Meranti

Izin Alat Berat Diduga Sebagai Pengakut Kayu Hasil Penebangan Liar Di Mengkikip Dipertanyakan
error: Content is protected !!