class="wp-singular post-template-default single single-post postid-4402 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti

Senin, 23 Januari 2017 - 23:29 WIB

hati-hati Jelang Imlek  Proposal Bodong Marak Di Meranti

Liputankepri.com,Selat Panjang- Proposal bodong pengamanan Imlek 2568 tahun 2017 telah beredar di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau. Warga banyak diimbau untuk senantiasa berhati-hati agar tidak mudah tertipu dengan modus pengamanan Imlek di Kota Sagu.

Proposal bodong itu mengatasnamakan “Pemuda Meranti” yang diketuai oleh Burhan dan sekretaris Suswandi. Propsal dibuat di Selatpanjang tanggal 18 Januari 2017 dengan nomor 001/PM/I/2017 dengan perihal mohon bantuan dana dalam rangka Hari Raya Imlek.
Keanehan terlihat jelas di proposal ini.

Dalam proposal tertulis nama Lurah Selatpanjang Timur Afifuddin SE (lengkap dengan tanda tangan), padahal Afif tak lagi menjabat sebagai lurah sebab sudah pindah tugas ke Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kemudian, di bagian susunan pengurus tertulis Ketua Burhan Sekretaris Suswandi, sementara yang menandatangani di bawahnya (dengan kop surat yang sama) Ketua Burhan dan Sekretaris Amat.

Afifuddin membantah keras kalau dirinya telah ikut menandatangani proposal tersebut. Setelah Ia melihat, Afifuddin mengatakan akan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Menurutnya, ini merupakan pencemaran nama baik dan pemalsuan tandatangan.

Hal sama juga disampaikan Pemuda Tionghoa Johnny Lin. Johnny mengaku telah memberikan uang Rp50 ribu kepada orang yang membawa proposal itu. Ia sengaja memberikan uang demi mendapatkan proposal tersebut.

Setelah proposal tersebut diperolehnya, lalu dipelajari isi di dalamnya. Setelah melihat banyaknya keganjilan dari proposal bantuan pengamanan Imlek ini, Johnny juga mengaku akan melaporkan kasus tersebut ke Tebingtinggi. Sebab menurutnya, ulah oknum tak bertanggungjawab ini sangat merugikan.

“Awalnya kita mengira ini adalah proposal yang resmi untuk membantu menjaga keamanan saat perayaan Imlek berlangsung. Tapi, begitu diverifikasi kepada Bapak Camat Tebing Tinggi ternyata ini adalah penipuan,” kata Johnny.

Kedepannya, Johnny berharap agar masyarakat Kepulauan Meranti lebih hati-hati dalam menerima proposal permintaan bantuan dana seperti ini. Sebab, banyak oknum-oknum mencari kesempatan untuk menipu.

“Jangan ragu untuk verifikasi proposal dengan pihak yang terkait. Terhadap kejadian ini, kita akan laporkan ke Polsek Tebingtinggi dan selanjutnya biar pihak berwajib yang menangganinya,” ujar Johnny lagi. ***

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

ULP Meranti Gelar Bimtek Pengadaan Aplikasi SiRUP

Kep Meranti

Polres Meranti Gelar Pers Release Ungkap Kasus Pembunuhan Di Desa Renak Dungun

Kep Meranti

Kapolres Pimpin Kegiatan Anev Mingguan Ke – I Dalam Rangka OMP LK tahun 2024 Polres Kep Meranti

Kep Meranti

Hot Spot di Meranti Nihil, Kabut Asap Meranti Kiriman Dari Kabupaten Tetangga

Kep Meranti

Pemerintah Kepulauan Meranti Teken MoU Non Tunai Dengan Bank Kepri

Berita

KPK Amankan Sejumlah Uang Terkait OTT Bupati Meranti

Ekonomi

Sekda Meranti Mendadak Sidak SKPD,Cek Disiplin Pegawai dan Progres Pelaksanaan Program Strategis

Kep Meranti

​Bupati Gelar Monev Infrastrktur di Desa Bokor Rangsang Barat, Ini Harapanya Kepada Kontraktor
error: Content is protected !!