class="wp-singular post-template-default single single-post postid-245540 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kepri

Senin, 16 Januari 2023 - 07:47 WIB

Hindari Penilaian Subjektif, Hasirin Ajak Masyarakat Bicara Fakta

Kota Tanjungpinang – Pandemi covid-19 beberapa waktu lalu menyebabkan pemerintah, termasuk Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, memfokuskan anggaran bagi penanganan dan pengendalian virus mematikan tersebut. Sektor perekonomian menjadi salah satu yang paling terdampak, hingga menuntut keseriusan perhatian pemerintah untuk memulihkan perekonomian rakyat.

Pemulihan ekonomi pasca covid-19 turut menjadi perhatian serius pemerintah kota Tanjungpinang.

Ketua Sentra IKM Kota Tanjungpinang Supeno, menilai Wali Kota Tanjungpinang, Rahma memiliki kebijakan yang tegas dan jelas untuk membangun ekonomi kerakyatan di kota Tanjungpinang.

Supeno menceritakan bahwa General Manager Angkasa Pura sampai menyatakan masyarakat Tanjungpinang bersyukur karena memiliki wali kota yang sangat luar biasa dalam membangun IKM di Tanjungpinang.

“Kita tahu anggaran sangat terbatas, terlebih pasca pandemi covid-19. Tapi wali kota memiliki visi yang jelas dalam menghidupkan ekonomi kecil. Kami para pelaku UMKM dan IKM sangat antusias, dan itu bisa terlihat,” ungkap Supeno.

Supeno menambahkan, banyak kebijakan dan upaya wali kota dalam membangun dan menghidupkan usaha kecil di Tanjungpinang. Tidak hanya memberikan bantuan peralatan pendukung industri kecil, bahkan wali kota sampai mengurus persoalan kemasan dan pemasaran produk IKM/UMKM.

“Swalayan saja saat ini harus menyediakan tempat khusus untuk menampung produk IKM dan UMKM. Ini kebijakan yang tegas dan nyata untuk membantu kami,” tambah Supeno.

Sementara, Ketua Forum RT/RW Kota Tanjungpinang Hasirin, menyatakan penilaian yang mengatakan bahwa pemko Tanjungpinang di bawah kepemimpinan ibu Rahma berjalan di tempat adalah suatu penilaian subjektif. Yang tentu saja didasarkan dan semata-mata karena adanya unsur tidak suka.

Penilaian subjektif, lanjutnya, pada umumnya tentu akan mengaburkan objektivitas sudut pandang seseorang.

“Yang tidak suka tentu akan terus menilai negatif. Tidak objektif sesuai dengan fakta-fakta yang sesungguhnya. Jadi sebaiknya hindari penilaian subjektif, mari buka mata melihat fakta sesungguhnya,” ungkap tokoh yang telah menjadi RT sejak zaman Hj. Suryatati A Manan ini.

Dari sisi peningkatan pelayanan aparatur kepada publik, wali kota telah membangun Mall Pelayanan Publik yang mampu mempersingkat waktu dan proses layanan administrasi pemerintahan.

Menyangkut sektor pertanian, wali kota mendistribusikan ribuan ton pupuk, bibit tanaman, bibit perikanan, dan alat pendukung lainnya yang ditujukan untuk membangun semangat kemandirian ekonomi warga.

Revitalisasi pasar, peningkatan kapasitas Melayu Square hingga menjadi lebih representatif untuk pedagang dan masyarakat, revitalisasi akau potong lembu yang akan dilaksanakan Maret 2023 ini merupakan langkah nyata untuk membangkitkan kembali ekonomi rakyat pasca pandemi covid-19.

“Jadi ya, tidak benar jika pemko Tanjungpinang kok dinilai jalan di tempat,” pungkas Hasirin.

Share :

Baca Juga

Batam

Bidadari Partai Gelora sukses gelar Rakor tingkat Provinsi Kepri

Kepri

Rumah Sakit Jiwa Bakal Dibangun di Kepri

Batam

Walikota Batam Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Pulau Buluh

Berita

Ikuti Senam Sehat Hari Jadi Provinsi Kepri, Marlin Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Budaya

Karimun

Wakil Bupati Resmikan Jambore PKK ke 3 Tahun 2017

Kepri

Gubernur Ansar Buka STQH IX Provinsi Kepri

Karimun

Broto Setia Pribadi: Pahlawanku, Inspirasiku, Mari Gelorakan Semangat Gotong Royong

Kepri

Sudah Dilarang Mentri, Seorang Oknum Pejabat di Sumbar Gunakan Mobnas Untuk Lebaran
error: Content is protected !!