class="wp-singular post-template-default single single-post postid-23489 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured

Senin, 18 Maret 2019 - 15:46 WIB

Kadisnaker: PT San Hai Plastics Terancam Ditutup

Liputankepri.com,Batam – Temuan tenaga kerja asing (TKA) dan izin yang tidak sesuai prosedur di PT San Hai Plastics berbuntut panjang. Perusahaan asal Tiongkok yang beroperasi di Kecamatan Sagulung, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) itu terancam ditutup.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam Rudi Sakyakirti menjelaskan, penutupan bisa saja dilakukan dengan catatan sisa kontrak para pekerja sudah dilunasi. Terkait keberadaan TKA, hanya 5 orang yang terdaftar di Disnaker Kota Batam. Sementara sisanya tidak diketahui statusnya.

Rudi menduga TKA yang tidak terdaftar itu bekerja secara ilegal dengan memanfaatkan kunjungan ke Batam. Terlebih tiga dari sekitar 20 TKA yang bekerja di sana telah dideportasi Imigrasi Batam karena penyalahgunaan izin tinggal.

Imigrasi juga telah melakukan pengejaran terhadap para TKA yang kabur ke hutan di sekitar kawasan perusahaan saat sidak. “Yang jelas, lima terdaftar. Sisanya kalau bekerja di sana berarti ilegal. Imigrasi juga sudah bertindak,” kata Rudi di Batam, Senin (18/3).

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Herman Rozie mengungkapkan, tim dari DLH tengah melakukan pemeriksaan terhadap izin usaha perusahaan yang berdiri sejak 2018. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari hasil sidak yang dilakukan DLH dan Imigrasi Batam. Hasil ditemukan adanya dugaan pelanggaran izin dan prosedur mempekerjakan TKA.

Hasil pemeriksaan akan menentukan apakah perusahaan akan tetap berjalan atau ditutup. Tapi dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, kemungkinan besar perusahaan yang mengolah bahan plastik itu melakukan pelanggaran izin. Sehingga kemungkinan akan ditutup.

Meskipun demikian, Herman masih akan menunggu hasil akhir dari pemeriksaan yang dilakukan tim DLH. Sehingga mendapatkan data pasti akan berbagai kemungkinan yang ada.***

(red/jpc)

Share :

Baca Juga

Featured

Kejari Mengaku Sudah Menerima SPDP Perkara Mikol Ilegal

Featured

KSOP Tanjungbalai Karimun Terkesan Biarkan Over Kapasitas Penumpang

Featured

DPW Partai Gelora Indonesia Gelar Rakorwil dan Mengaktifasi PD Se-Provinsi Riau

Featured

Bắn Cá V9BET – Trải nghiệm bắn cá đổi thưởng siêu đã

Batam

Panti Pijat Batuaji Batam Digerebek

Featured

Menhan Tegaskan FPI Boleh Ikut Bela Negara

Featured

Setya Novanto Lantik Ketua DPD Golkar Karimun

Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Kepri dibawah rata-rata
error: Content is protected !!