class="wp-singular post-template-default single single-post postid-31529 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Bintan / Karimun / Kepri / Peristiwa

Sabtu, 2 Mei 2020 - 06:16 WIB

Kapal Kayu Nelayan Terbalik di Selat Singapura

Bintan – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengerahkan kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) untuk mengecek informasi adanya kapal kayu yang terbalik di Selat Singapura dan dapat membahayakan alur pelayaran.

“Kami telah memerintahkan satu unit kapal patroli milik Pangkalan PLP Tanjung Uban yaitu KN. Kalimasadha – P.115 untuk segera ke lokasi kejadian dan mengamankan perairan sekitar,” kata Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian dalam keterangan tertulis, Jumat, 1 Mei 2020.

Setelah kapal itu tiba, Kemenhub melakukan pemasangan lampu emergency untuk penanda bahwa ada kapal yang terbalik di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Suwarno: Pesawat Citilink Batam-Jakarta Bawa 4 Penumpang

Sebelumnya, Stasiun Vessel Traffic Services (VTS) Batam mendapatkan informasi dari Atase Perhubungan di Singapura bahwa ada kapal kayu milik nelayan yang terbalik di Selat Singapura. Kemudian VTS Batam meneruskan informasi tersebut ke Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban.

Usai menerima informasi tersebut, selanjutnya Pangkalan PLP Tanjung Uban berkoordinasi dengan Kantor KSOP Khusus Batam dan KSOP Tanjung Balai Karimun dan segera mengerahkan kapal patroli milik Pangkalan PLP dan KSOP Tanjung Balai Karimun untuk bersiaga menuju ke lokasi kejadian.

Handry menjelaskan, dari info yang didapat bahwa ada kapal yang lewat melaporkan melihat kapal kayu terbalik di jalur yang menuju ke timur dekat Helen Mar Reef dan terdaftar di AIS dengan nama “Kakap Merah” yang dapat membahayakan alur pelayaran bagi kapal-kapal yang melintas.

Baca Juga :  Investasi Senilai Rp20 Triliun Siap Masuk Batam

Kapal patroli KN. Kalimasadha – P.115 setibanya di lokasi melihat adanya bangkai kapal kayu nelayan yang terbalik di Posisi GPS 01°-05′-547″N /103°-45′-375″ E dan langsung mengamankan alur pelayaran di sekitar lokasi kejadian.

Selanjutnya, kapal patroli KN.P.366 milik KSOP Tanjung Balai Karimun tiba di lokasi kejadian dan bergabung dengan kapal patroli KN. Kalimasadha – P.115.**

(bdr)

Share :

Baca Juga

Karimun

Antisipasi Banjir, Warga Perumahan BCA Poros Kompak Goro Bersama

Featured

1.280 Siswa Terbaik Ikuti Olimpiade Sains Nasional 2017 Di Pekanbaru

Berita

Rafasa dan Viola dapat Bantuan Asupan Gizi dari Polsek Merbau

Berita

Serap Aspirasi, Anggota DPRD Kabupaten Meranti Pazrul Amraini Spd Gelar Reses Di Desa Mayang Sari Kecamatan Merbau

Featured

Defisit Anggaran, Proyek Infrastruktur Pemko Tanjungpinang Ditunda

Batam

BP Batam Sambut Rencana Investasi Timah CNGR Advanced Material

Batam

Dewan Batam Minta Gelper Tak Mengandung Unsur Judi Dibuka

Karimun

Sambut HUT RI, Pemkab Karimun Gelar Dzikir dan Doa Bersama
error: Content is protected !!