Karimun Darurat Narkoba, Sebagian Besar Dipasok dari Malaysia

- Jurnalis

Rabu, 29 Maret 2017 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun – Peredaran narkoba jenis sabu di Karimun cukup mengkhawatirkan. Dari beberapa kasus yang diungkap polisi, rata-rata barang haram itu dipasok dari negeri jiran Malaysia. Pemasokan sabu tersebut tidak hanya melalui pelabuhan internasional, melainkan banyak melalui pelabuhan tidak resmi.

Hal tersebut diakui Kapolres Karimun AKBP Armaini, bahwa pihaknya berkonsentrasi penuh dalam pemberantasan narkoba, karena saat ini Karimun di klaim beberapa kalangan sebagai pintu masuk peredaran narkoba jenis sabu dari Malaysia.

“Narkoba jenis sabu kebanyakan dipasok dari Malaysia. Hal ini karena letak geografis Karimun yang berada di wilayah perbatasan dengan Malaysia menjadikan bandar narkoba leluasa memasukkan narkoba. Ada sekitar 254 pulau dan yang berpenghuni sekitar 60 pulau. Kondisi seperti itu dimanfaatkan oleh para bandar memasukkan narkoba ke Karimun,” kata Armaini.

Lebih jelas Armaini mengatakan,para bandar narkoba tidak pernah berhenti memperluas jaringan untuk mengedarkan narkoba di Karimun, bahkan selalu membuat modus baru untuk memasukkan narkoba dari Malaysia ke Karimun. Tidak hanya itu Peredaran narkoba jenis sabu di Karimun juga beredar di lingkungan rumah tahanan (rutan) kelas II B Tanjungbalai Karimun,bahkan tidak sedikit peredarannya di kendalikan oleh beberapa narapidana kasus narkoba yang ada di rutan,”ungkap Armaini.

Kepala Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun,Eri Erawan, mengaku . Pihaknya berkomitmen untuk memerangi narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan, mengingat bahaya yang ditimbulkan oleh barang terlarang tersebut cukup membahayakan penggunanya.

“Kami akui bahwa pengguna narkoba jenis sabu masih ada di lingkungan rutan Tanjungabalai Karimun, barang berbahaya ini di konsumsi oleh penghuni yang tersandung masalah narkoba. Maka dari itulah saat ini kami memperketat penggeledahan setiap tamu khususnya yang membesuk penghuni kasus narkoba,” jelas Eri.

Pernyataan kedua pejabat di Karimun ini disampaikan pada acara Dialog Bulanan Jurnalis Karimun, sebagai nara sumber Rabu (29/3). Kegiatan yang diselenggarakan oleh bagian Humas Pemkab Karimun di Gedung Serbaguna Nilam Sari, di jalan Poros, dengan mengambil tema Karimun Darurat Narkoba.

Hadir sebagai narasumber yaitu, Kapolres Karimun, Kepala BNN Karimun, Kepala Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Ketua HNSI, LSM SADO sebagai pusat rehabilitasi pengguna narkoba di Karimun dan Tokoh masyarakat.**

 

Reporter by Chapunk

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Panglima Harian Majelis Pimpinan Pusat Kunker ke LMBN Nusantara Batam
Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:27 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:42 WIB

Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:49 WIB

Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Berita Terbaru