Ketua DPRD Karimun: Pelabuhan Malarko Sentra Ekonomi Baru

- Jurnalis

Rabu, 5 Mei 2021 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Ketua DPRD Karimun M.Yusuf Sirat mengatakan, keinginan penyelesaian pembangunan Pelabuhan Malarko sudah sangat lama.

Kita berterima kasih kepada Pak Gubernur yang sudah mendorong persoalan Pelabuhan Malarko ke Kementerian Perhubungan. Dan Alhamdulillah respon Pemerintah Pusat sangat positif.

“Mudah-mudahan terselesaikannya Pelabuhan Malarko menjadi salah satu pendorong tumbuhnya investasi dan sentra-sentra ekonomi baru di Karimun,” jelas Yusuf Sirat saat rapat tindak lanjut Bandara RHA dan Pelabuhan Malarko, Gedung Nasional Kabupaten Karimun, Rabu (05/05).

Rapat di pimpin langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau Bpk. H. Ansar Ahmad, S.E., M.M, sebelum memulai rapat Gubernur Kepri memberikan piagam penghargaan sebagai aspirasi atas dedikasi aparat penegak hukum Polres Karimun dalam penegakkan hukum kasus-kasus KtPA.

Selain itu, pemerintah Provinsi Kepri juga memberikan Apresiasi atas Pelaksanaan Evakuasi dan Pencarian Korban Pekerja Migran Ilegal (PMI) yang tenggelam di perairan Karimun.

Gubernur Kepulauan Riau membuka rapat dengan mengatakan Kabupaten Karimun sudah ditetapkan Pemerintah Pusat sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, yang sudah diberikan relaksasi di bidang fiskal dan perizinan.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Sebut Capaian Vaksinasi Melebihi Target Presiden Jokowi

Hal ini tentu akan optimal jika didukung dengan prasarana transportasi yang memadai, untuk mendorong pencapaian investasi.

“Saat ini Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan sangat bersemangat membantu kelanjutan pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah dan Pelabuhan Malarko. Ini sebuah kebijakan yang harus kita apresiasi dan kita dukung penuh,” ucap Gubernur Kepri.

Selanjutnya Gubernur menyampaikan Untuk pengembangan tahap pertama, ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021 dengan panjang runway 1.600 meter.

“Kalau tahun ini runway Bandara Raja Haji Abdullah bisa selesai 1600 meter maka Bandara tersebut bisa didarati pesawat jenis ATR. Untuk itu, saya minta dukungan Bupati Karimun dan unsur terkait untuk membantu suksesnya kegiatan tersebut,” kata Gubernur Kepri.

Bandara Raja Haji Abdullah Karimun saat ini mempunyai panjang runway 1400 x 30 meter, apron 73,5 m x 40 m dan taxiway 75 m x 15 m, yang melayani penerbangan perintis.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi KPK Ingatkan Pemrov Kepri Soal Potensi Korupsi Izin Pertambangan

Dalam Rapat tersebut juga di hadiri Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, S.Sos, M,Si. melalui Zoom meeting Bupati Karimun menyampaikan ucapan terimakasih kapada Bapak Gubernur atas kehadiran yang kesekian kali dalam penanganan tentang masalah pengembangan bandara dan pelabuhan Malarko.

Selanjutnya Bupati Karimun menyampaikan ada 2 hal yang sangat penting untuk di bahas, yang pertama mengenai masalah pembebasan lahan ada sedikit kesulitan tentang kewenangan antara Provinsi dan Kabupaten yang memiliki tanggung jawab yang sampai saat ini belum dapat kita dudukkan.

Kemudian yang ke dua mengenai aset, aset bandara Raja Haji Abdullah pada saat masih Provinsi Riau masih menjadi Aset Bintan, dan sampai saat ini penyerahan secara langsung terhadap kepemilikan aset Bandara Raja Haji Abdullah belum ada.**

(Ura/Komhumas)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Rakor RFK, Wabup Muzamil Tekankan Efisiensi Anggaran dan Optimalisasi Pendapatan Daerah
HUT ke-14 IWO Meranti, Pemkab Tekankan Pers Profesional dan Mitra Strategis Pembangunan
Antisipasi Karhutla Lahan Gambut, Pemkab Kepulauan Meranti Perkuat Deteksi Dini
Hadiri HUT ke-69 Riau, Bupati Asmar Tekankan Kolaborasi dan Pemerataan Pembangunan
Hari Jadi ke-69 Riau, Wabup Meranti Tekankan Penguatan Fiskal dan Pemerataan Pembangunan
Breaking News: Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Kawasan Enggano Bengkulu
Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Pers TNI AL Pengungkapan Penyelundupan 1.3 Ton Ketamin di Perairan Batam
Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Buka Rakor RFK, Wabup Muzamil Tekankan Efisiensi Anggaran dan Optimalisasi Pendapatan Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:18 WIB

HUT ke-14 IWO Meranti, Pemkab Tekankan Pers Profesional dan Mitra Strategis Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Antisipasi Karhutla Lahan Gambut, Pemkab Kepulauan Meranti Perkuat Deteksi Dini

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Hadiri HUT ke-69 Riau, Bupati Asmar Tekankan Kolaborasi dan Pemerataan Pembangunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:36 WIB

Hari Jadi ke-69 Riau, Wabup Meranti Tekankan Penguatan Fiskal dan Pemerataan Pembangunan

Berita Terbaru