class="wp-singular post-template-default single single-post postid-20438 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun / Kep Meranti / Nasional / Riau

Kamis, 4 Oktober 2018 - 19:40 WIB

Ketua Komisi I DPRD Meranti Hadiri Pembukaan Acara Bursa Inovasi Desa Tahun 2018

LIPUTANKEPRI.COM,SELATPANJANG – Ketua Komisi 1 DPRD Kepulauan Meranti, Edi Mashudi SPdi MSi, menghadiri pembukaan acara Bursa Inovasi Desa Tahun 2018 yang digelar Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, di Lapangan Afifa Futsal Selatpanjang. Kamis (4/10).

Edi Mashudi berharap, dengan dilaksanakannya program Bursa Inovasi Desa ini, bisa membangkitkan semangat masyarakat untuk kembali bisa berinovasi demi terwujudnya pembangunan Desa yang selaras dengan program pusat.

“Pada prinsipnya DPRD Kepulauan Meranti sangat mendukung dan apresiasi kepada Pemda melalui Dinas PMD yang sudah ekstra dalam hal membangun Desa,” ungkapnya.

Acara secara resmi dibuka oleh Sekda Kepulauan Meranti, Yulian Norwis. Turut hadir juga Kadis PMD Ikhwani, Kadis Perindag, Kadis Perbatasan, Kadis Perikanan, Danramil, Danlanal, MUI, pihak Polres Kepulauan Meranti, para Camat, Kepala Desa se-Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Tim Penilai Desa.

Dalam sambutannya, Sekda Yulian Norwis mengatakan Bursa Inovasi ini merupakan wujud membangun Desa di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dia berharap para Kepala Desa dapat melakukan inovasi di Desa masing-masing.

“Kedepan Pemda akan membuat perbup dalam mengupayakan inovasi-inovasi Desa. Selain air di Desa Kundur, Meranti juga memiliki sagu yang sudah terkenal tingkat nasional. Jika tidak digali potensi-potensi Desa ini, maka Desa-desa tersebut akan tertinggal. Oleh sebab itu, kita minta Kepala Desa agar terus menggali potensi-potensi dan kreativitas di desanya,” ujarnya.

Kemudian dijelaskan Nurul Hadi, dari Tim Penilai Desa, bahwa Desa yang tidak punya terobosan akan ketinggalan dari Desa-desa lain. Salah satu tujuan kegiatan ini, kata Nurul Hadi, adalah untuk menjadikan Desa lebih berinovasi.

“Salah satu contoh Desa yang sudah berinovasi di Kabupaten Kepulauan Meranti adalah Desa Kundur dengan inovasi air tanah gambut menjadi layak minum,” ujarnya.

Kepulauan Meranti sudah masuk tiga besar tingkat Nasional, hal ini menurut Nurul Hadi, merupakan bukti bahwa Kepulauan Meranti sangat maju dengan inovasi-inovasinya.

“Kegiatan ini juga bertujuan agar anggaran Desa bisa difungsikan untuk hal-hal yang fundamental. Setelah Kundur, kami berharap Desa-desa lain dapat berinovasi layaknya Desa Kundur,” tambahnya.

Selain itu, Desa Kundur juga memiliki serbuk jahe untuk minuman, tim penilai berharap serbuk jahe ini dapat diperbanyak dan dipasarkan.

Sementara itu, Kadis PMD Ikhwani menyampaikan, tiap-tiap Desa berhak mendapatkan 10 persen dari APBN. Tahun 2019, kata Ikhwani, akan ada peningkatan dana Desa, dalam hal ini pemerintah mempunyai kewajiban terhadap Kepala Desa agar dana ini tepat sasaran.

“Pemda juga mengajak media untuk mempromosikan inovasi-inovasi Desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti ke tingkat Provinsi maupun Nasional,” pungkasnya.(Red/An)

Share :

Baca Juga

Nasional

Mantan Presiden Amerika Serikat George Herebert Walker Bush Meninggal Dunia

Karimun

Satu Pekerja Perum Poros City Tewas Disambar Petir Dan Satu Masih Kritis

Kep Meranti

Bupati Meranti Laporkan Akun Media Sosial Ke Polisi, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Riau

Rilis Akhir Tahun 2024, Polres Siak Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Miras, dan Knalpot Brong

Kep Meranti

BPBD Meranti Diduga Gunakan Speedboat Untuk Kepentingan Pribadi

Karimun

60 Orang Satpol PP Ikuti Latihan Pemantapan

Karimun

Pemkab Karimun Anggarkan THR Sebesar Rp43 Miliar

Kampar

Sijago Merah Lalap Satu Rumah di Desa Kuntu
error: Content is protected !!