banner 200x200

Home / Featured / Meranti / Riau

Sabtu, 22 Oktober 2016 - 07:00 WIB

Masih Ingat Tragedi Meranti 25 Agustus Ini kelanjutannya

LIPUTANKEPRI.COM,SELAT PANJANG-Proses hukum terhadap kasus ‘Selatpanjang Berdarah’ 25 Agustus lalu masih berjalan.

Keluarga almarhum Afriadi Pratama, korban yang diduga tewas karena dianiaya oknum polisi, akhirnya menerima surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (PPHP) dari Polda Riau.
Kakak almarhum, Nur Afny, mengaku menerima surat itu sekitar pekan lalu di Pekanbaru.
“Surat itu saya jemput langsung di kediaman Kapolda Riau,” kata Afny, Jumat (21/10/2016).
Dari pembicaraan singkat pihak keluarga bersama Brigjen Pol Zulkarnain, kata Afny, Kapolda yang baru bertugas itu berjanji akan mengusut tuntas kasus penyiksaan oknum anggota Polres Meranti yang menewaskan Afriadi Pratama secara sadis 25 Agustus lalu.
“Mudah-mudahan janji tersebut tidak hanya sekedar janji,” harapnya.
Berdasarkan surat tertanggal 13 Oktober 2016 yang ditandatangani Direskrimum Polda Riau, Kombes Surawan, diketahui pihak penyidik telah memeriksa 45 orang saksi.

Baca Juga :  Asisten I Sekdakab. Meranti Hadiri Acara Penyerahan 337 Sertifikat Tanah PTSL BPN Tahun 2018 di Kecamatan Rangsang

Kemudian, telah dilakukan penangkapan dan penahanan terhadap 4 orang tersangka dari anggota Polres Meranti dan Polsek Tebingtinggi.
“Dia (Kapolda) sempat bilang kalau tersangkanya bisa saja bertambah karena pihak penyidik terus mengembangkan kasusnya,” sebut Nur Afny.
Penyidik Polda Riau juga sudah mengirimkan berkas perkara tersangka (Tahap I) ke Kajaksaan Tinggi Riau pada 10 Oktober lalu.
“Kami akan terus memantau kasus ini. Dan terus berjuang agar kematian adik saya benar-benar diselesaikan secara adil,” aku gadis yang berprofesi sebagai tenaga medis itu.
Sebelumnya, saat berkunjung ke Selatpanjang, Brigjen Zulkarnain, berjanji akan memecat anggotanya jika vonis hakim menyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman minimal 3 bulan penjara.
“Tidak ada toleransi bagi polisi yang kejam pada masyarakat ini. Jika vonisnya minimal 3 bulan saja, akan langsung saya pecat,” ujar Kapolda Riau itu.(nik/gun/nur)

Share :

Baca Juga

Featured

Kasihan, Bapak Cacat di Meranti Ini Sudah 26 Tahun Hilang Kontak Dengan Anak Kandungnya

Batam

Polda Kepri Amankan Kurir Sabu 1,1 Kg dari Malaysia

Featured

Defisit Akibat Penurunan Anggaran APBD Karimun

Featured

Imigrasi Tanjungpinang Deportasi 191 WNA

Featured

Delapan Veteran di Karimun Terima Bantuan Bedah Rumah Dari BUMN Pada HUT RI ke-72

Featured

Pasca Penyerangan Walikota Tangerang Perketat Keamanan

Batam

Tragedi Kapal TKI Karam Kembali Terulang, 30 WNI Hilang

Meranti

Sudah 6.509 Orang Warga Meranti Terima BTPKLWN
%d blogger menyukai ini: