class="wp-singular post-template-default single single-post postid-11520 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Nasional / Tekno

Sabtu, 2 September 2017 - 20:29 WIB

Menag Minta Myanmar Hormati Hak Kemanusian Warga Rohingya

Liputankepri.com,Jakarta-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta Pemerintah Myanmar untuk menghormati hak kemanusiaan warga Rohingya. Pesan ini disampaikan Menag menyusul kembali terjadinya tindak kekerasan yang dilakukan militer Myanmar di Rakhine kepada umat Muslim Rohingya.

“Myanmar harus memberikan penghormatan terhadap hak kemanusiaan, tanpa memandang etnis dan agama. Muslim Rohingya harus diberikan perlindungan,” kata Menag, di Mekkah, Sabtu (02/09).

Menurut Menag, tragedi di Rohingya sangat miris, terlebih terjadi bersamaan umat Islam dari berbagai negara sedang melaksanakan rukun Islam kelima, yaitu beribadah haji. Umat Islam saat ini tengah melakukan napak tilas pesan kemanusiaan yang pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.

Foto Istimewa
Sekitar 1.200 tahun silam, Nabi Muhammad memberikan pesan kepada umat manusia saat khutbah wada’ (perpisahan) di Arafah. “Wahai manusia, sungguh darahmu, hartamu, dan kehormatanmu adalah haram. Artinya, setiap manusia tidak boleh mengalirkan darah, merampas harta, dan mengganggu kehormatan sesamanya atas alasan apa pun,” terang Menag.

“Pesan Nabi ini menunjukkan bahwa menjadi kewajiban bersama umat manusia untuk menjaga nyawa, harta, dan kehormatan diri,” lanjutnya.

Akan hal ini, Menag meminta semua pihak untuk menahan diri. Menurutnya, Pemerintah Indonesia telah melakukan sejumlah langkah proaktif dan produktif dalam ikut berkonstribusi bagi penyelesaian masalah Rohingya. Di antaranya, Pemerintah telah memfasilitasi terbentuknya Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM) yang beranggota 11 ormas dan lembaga kemanusiaan.

Pemerintah RI juga terus mendesak Pemerintah Myanmar untuk segera mengembalikan situasi keamanan, menghindari penggunaan kekerasan, memberikan perlindungan, serta memberikan akses bantuan kemanusiaan. Pemerintah juga mendukung dilaksanakannya rekomendasi laporan mantan Sekjen PBB Kofi Annan untuk mengatasi situasi tersebut.

“Indonesia siap proaktif untuk ikut membantu penyelesaian masalah Muslim Rohingya di Myanmar,” tandasnya.

Sejumlah pihak juga sudah dihubungi Menlu Retno Marsudi, antara lain: Sekjen PBB Antonio Guteres dan beberapa Menteri Luar Negari negara sahabat. Pemerintah Indonesia terus berusaha membantu atasi krisis kemanusiaan dengan bersinergi dengan kekuatan masyarakat.(Humas Kemenag)

(Rilis/Red)


Share :

Baca Juga

Berita

Kapolsek Buru Beserta Jajaran Lakukan Pemadaman Sisa Asap Kebakaran Lahan

Ekonomi

BNI Siapkan Dana Rp 4 Triliun, Kembangkan Anak Usaha

Kep Meranti

Tiga Kepala Daerah Kabupaten Se-Indonesia Raih Baznas Award 2018, Bupati Meranti Salah Satunya

KPK

KPK: Perusahaan yang Suap Nurdin Basirun Bodong

Nasional

14 Pejabat Meranti Selesai Dievaluasi, Asmar Ucapkan Terima Kasih Kepada Tim Seleksi

Berita

Bupati Karimun Resmikan Gedung Baru UPT Puskesmas Tanjung Berlian

Berita

Kapolda Kepri Tinjau Langsung Kampung Tangguh di Desa Semedang

Nasional

Percepatan Penanganan Covid-19 Baru 3 Desa Pencairan ADD Tahap I
error: Content is protected !!