class="wp-singular post-template-default single single-post postid-268361 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita

Kamis, 10 September 2026 - 11:59 WIB

Menaker: Data Survei Angkatan Kerja Nasional Penting untuk Kebijakan Ketenagakerjaan Tepat Sasaran

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan data Sakernas memiliki peran strategis dalam memahami dinamika pasar kerja. Menurutnya, data yang akurat diperlukan untuk memperoleh gambaran kondisi ketenagakerjaan secara tepat.

“Ini suatu kenyataan bahwa data adalah komoditas yang sangat mahal dan bernilai tinggi,” ujar Yassierli saat memberikan arahan pada Webinar dengan tema Optimalisasi Pemanfaatan Data Sakernas untuk Kebijakan Ketenagakerjaan, Rabu (9/9/2026).

Menurut Yassierli, pemanfaatan data Sakernas mencakup empat fungsi strategis yang saling berkaitan. Pertama, data digunakan untuk memantau kondisi pasar kerja secara terintegrasi dengan platform SIAPkerja.

Kedua, data digunakan untuk mendiagnosis persoalan ketenagakerjaan, termasuk mendeteksi ketidaksesuaian keterampilan (skill mismatch) antara kualifikasi lulusan dan kebutuhan industri. Ketiga, data digunakan untuk merencanakan kebutuhan tenaga kerja dan intervensi program secara lebih presisi.

“Dengan data yang akurat, kita dapat merancang kebijakan spesifik berupa School-to-Work Transition atau transisi dari pendidikan ke dunia kerja melalui Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi,” ungkap Yassierli.

Keempat, data digunakan untuk memperkuat basis argumen dalam penyusunan kebijakan dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait.

Mengingat pentingnya pemanfaatan data tersebut, Yassierli menginstruksikan Barenbang Kemnaker untuk responsif dalam mengelola dan memanfaatkan data yang tersedia.

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan komitmen BPS untuk terus menyediakan data statistik ketenagakerjaan yang berkualitas. BPS juga memperkuat kolaborasi strategis dengan kementerian/lembaga serta ILO Jakarta untuk menyajikan gambaran ketenagakerjaan yang utuh dan akuntabel.

“Data statistik bukan sekadar deretan angka, melainkan fondasi utama untuk memahami persoalan, mengidentifikasi tantangan, sekaligus merumuskan arah kebijakan yang tepat sasaran,” tegas Amalia.

Share :

Baca Juga

Berita

BPK Temukan Ratusan Juta Anggaran Pemborosan Belanja Tenaga Ahli Bupati Meranti

Berita

Hari Pertama Sekolah, Bupati Asmar Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal di Kepulauan Meranti

Berita

Terindikasi Perjudian Empat Mesin Permainan di E Zone Selatpanjang Disegel

Berita

Cegah Penyebaran Covid-19, Tim Gabungan di Meranti Rutin Gelar Operasi Yustisi

Berita

Kapolres Kampar Polda Riau Hadiri Upacara Peringati Hari Pendidikan Nasional

Batam

DPRD Kota Batam: Informasi soal covid-19 simpang siur

Batam

Segera Serahkan Pelaku, Atau Siap Perang Dengan Bea Cukai

Advertorial

Terima Audiensi Manager UP3 Dumai, Bupati Kasmarni Dukung Penguatan Layanan Kelistrikan Bengkalis
error: Content is protected !!