class="wp-singular post-template-default single single-post postid-10359 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Featured / Nasional

Sabtu, 5 Agustus 2017 - 22:33 WIB

Menteri Bambang: Keuntungan Investasi Dana Haji Rp8 Triliun/Tahun

Liputankepri.com,Jakarta – Masyarakat diminta tak khawatir terhadap wacana investasi dana haji untuk infrastruktur. Pasalnya dari negara-negara yang sudah melakukan hal tersebut, investasi dana haji justru akan mendatangkan banyak dampak positif.

Salah satu buktinya, dana haji sudah terbukti berhasil di negara Jiran, Malaysia. Bahkan pengelolaan dana haji melalui Lembaga Tabung Haji Malaysia (LTHM) itu sudah berhasil meringankan biaya calon jamaah.

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro merincikan, LTHM bisa meringankan separuh dari biaya haji calon Jamaah. Untuk tujuan itulah, kata Bambang, pemerintah saat ini membentuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Harusnya 60 juta calon haji Malaysia itu keluar uang, tapi karena pengelolaan dana haji yang baik dengan manfaat yang terukur, maka mereka akhirnya cukup membayar (biaya haji) separuhnya. Jadi beban calon haji itu menjadi berkurang karena dana haji yang dikelola dengan baik,” ujarnya di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta , Sabtu (5/8/2017).

Baca Juga:

Adapun aset bersih dana tabungan haji di Malaysia lanjut Bambang, sudah mencapai angka Rp180 triliun. Hal ini karena keuntungan investasi di tiap tahunnya mencapai Rp8 triliun. Sedangkan, dana setoran haji Indonesia saat ini baru mencapai Rp96 triliun.

“Kalau kita lihat aset bersihnya Rp180 triliun, kita Rp 96 triliun ya hampir separuhnya tabungan Malaysia. Karena mereka hasil keuntungan investasi Rp8 triliun setiap tahunnya,” katanya.

Dana tabungan haji Malaysia, menurut Bambang sudah menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan. Oleh karenanya Bambang berharap agar BPKH di Indonesia pun bisa melakukan hal yang serupa.

Baca Juga:

“Bapak ibu bayangkan kalau dana haji tidak di apa-apa kan, hanya ditaruh di bank, maka saya yakin akan susah untuk menurunkan biaya haji dengan cukup besar seperti di Malaysia tadi. Itu hanya bisa kalau kita punya return, kita punya imbal hasil dan investasi yang cukup besar,” jelas Bambang

“Ini tidak cukup ditaruh di bank syariah atau sukuk dana haji, harus ada upaya lebih yang penting adalah investasi terukur, underlying asetnya jelas, bermanfaat,” imbuhnya.***

 

 

Source :Okezone

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolri hadiri pelantikan 781 perwira TNI Polri di Istana Merdeka Jakarta

Batam

Bea Cukai Batam Ungkap 44 Kasus Narkotika Senilai Rp52,2 Miliar

Ekonomi

DPRD Karimun Menggesa Pengesahan KUA-PPAS 2018

Bintan

Satgas TMMD Ke-103 Mulai Finishing Jalan Desa Pengudang, Sepanjang 4.050 Meter

Featured

Budiman: Bisnis Sapi BUMD Gagal, Selain Penyertaan Modal Tidak Sesuai Perencanaan, Pembeli Berutang Mecapai Ratusan Juta

Featured

Pekerja Kedai Kopi Natal yang Dianiaya Majikan Dijemput Agen Penyalurnya

Featured

DPR Sahkan UU Antiterorisme

Featured

Tim Ojoloyo Tangkap Warga Aur Sati Karena Kantongi Narkoba
error: Content is protected !!