Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Modus Terbaru Penyeludupan Narkoba Dari Negeri Jiran | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-5995 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Liputan Kriminal / Nasional

Selasa, 28 Maret 2017 - 06:58 WIB

Modus Terbaru Penyeludupan Narkoba Dari Negeri Jiran

​Liputankepri.com JAKARTA –– Direktorat Narkoba Bareskrim Polri mengamankan lima terangan penyelundupan narkoba jaringan Malaysia. Mereka menyembunyikan narkoba tersebut ke dalam 10 mesin cuci.

Direktur Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto mengatakan menaruh narkoba dalam mesin cuci merupakan modus baru yang digunakan para tersangka. Tujuannya kata dia untuk mengelabui para petugas agar tidak curiga.

“Ada sekitar 10 mesin cuci merek Toshiba, ini modus baru yang gunakan tersangka” kata Eko di Cawang, Jakarta Timur, Senin (27/3).

Keberadaan mesin cuci ini terangnya, terbongkar pada saat anggota melakukan pengeledahan di gudang penyimpanan narkoba di ruko Sedayu Square blok K No 51, Cengkareng, Jakarta Barat. Lokasi ini diketahui setelah penyidik mengamankan Agus Salim dan Munizar di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

“Munizar mengendalikan (narkoba wilayah Jakarta) dan punya gudang di Kamal Kapuk. Di dalam ruko terdapat 20-30 seringbed dan ditemukan mesin cuci di sana. Di mesin cuci itu kami temukan sabu-sabu,” jelasnya.

Selain sabu-sabu sebanyak 6,5 kilogram tersebut, polisi juga menyita 190 ribu butir pil ekstasic dan 59 ribu pil Happy Five. Sedangkan di lokasi lainnya di Medan, polisi mengamankan barang bukti dua sejata AK47, senjata Revolver, 250 butir Caliber 5,6 , empat kendaraan roda dua, satu motor Harley Davidson serta tujuh buku tabungan dan ATM.

Adapun lima tersangka jaringan Malaysia-Jakarta ini di antaranya Agus Salim dan Nanang Taufik yang berperan sebagai kurir. Munizar pengendali di Jakarta, mantan anggota polri Fidel Husni alias Hasan sebagai badar sindikat Malaysia di Medan, Azhari sebagai koordinator distribusi narkotika

Source : republika.co.id

Share :

Baca Juga

Berita

Inspektorat Daerah Pemprov Kepri Bantah Pencairan Dana 18 Proposal Fiktif

Nasional

Marcus/Kevin Lolos ke Babak Kedua Singapura Open 2017

Berita

Lestarikan Kearifan Lokal, TNI Bagikan dan Tanam 100 Bibit Pinang bersama Warga Kampung Skofro Lama Papua

Kepri

KPK: Nurdin Basirun Ditangkap Soal Reklamasi, Sita Rp 60 Juta

Gaya Hidup

Dianggap Tak Becus Kerja, Pasha Ungu Siap Mundur

Criminal

KPK Tetapkan Hakim Yustisial Edy Wibowo Tersangka Suap

Batam

Akhirnya Pembunuh Pegawai BNN Pusat Tertangkap di Batam

Kep Meranti

GNCP Kepulauan Meranti Gelar Nobar Debat Kandidat Calon Presiden Malam Ini
error: Content is protected !!