Oknum Guru Ditangkap BNNP Kepri Terlibat Sabu

- Jurnalis

Jumat, 22 Februari 2019 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,BATAM – Dua oknum guru di salah satu sekolah di Batuaji, Batam, berinisial Ir, 40 dan Ka,28, diamankan polisi lantaran terlibat narkoba.

Pengakuan dari dua orang oknum guru itu, hampir dua kali seminggu mereka mengonsumsi sabu.

“Kami menangkap kedua orang oknum guru ini, saat sedang berada di rumah dinasnya di Batuaji,” kata Kabid Brantas BNNP Kepri Bubung Pramiadi, Kamis (21/2).

Selain menangkap Ir,40 dan Ka,28, petugas BNNP Kepri juga mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 1,4 gram. Dari pengakuan kedua orang itu, sabu itu didapatnya dari daerah Kawasan Kampung Aceh.

Ir, mengaku sudah menggunakan narkoba sejak 2013. Sekali pembelian, Ir mengahabiskan uang sebesar Rp 250ribu hingga Rp300ribu. Dan telah sebanyak 15 kali memasuki kampung aceh.

Sementara, Ka baru menggunakan narkoba selama 1,5 tahun. Ka mengaku mengenal narkoba sejak bergaul dengan Ir.

“Ir itu sudah ASN, sedangkan Ka, baru honorer,” ungkap Bubung.

Adanya guru yang menyabu, tentunya menjadi kekhawatiran semua pihak. Bubung menyampaikan dari data yang dimilikinya, jumlah pencandu sabu di Batam tercatat sebanyak 22ribu orang. Dan hampir sebagian besar dari kalangan pelajar.

“Kami saat ini sedang mencari tahu, faktor penyebab banyaknya kalangan pelajar menggunakan narkoba,” ujarnya.

Apakah salah satunya akibat lingkungan pendidikan dicemari oleh oknum guru seperti Ir dan Ka. Bubung mengaku tidak bisa mengambil kesimpulan hingga ke sana. Walaupun faktanya, ada oknum guru yang menjadi pencandu sabu.

“Apakah (menjadi pencandu sabu) keinginan mereka sendiri atau ada faktor X lainnya. Tapi, ini ada oknum (guru) yang ikut menggunakan sabu. Tentu, menjadi bahan bagi kami,” ungkapnya.

Bubung tidak memungkiri peredaran sabu, tidak hanya menjerat kalangan yang memiliki duit. Karena, dari hasil pengungkapan BNNP Kepri beberapa waktu lalu. Ada warung sabu, yang menjual sabu secara enceran.

“Ada uang Rp 50ribu, mereka bisa gunakan sabu. Tentunya hal ini membuat kita prihatin. Tidak menutup kemungkinan tempat (warung sabu) itu ada dibeberapa tempat,” tuturnya.

Keberadaan warung sabu, kata Bubung membantu pencandu sabu yang tidak memiliki uang. Para pelajar yang memiliki uang minim, tentunya dapat menggunakan tempat-tempat ini.

“Oleh sebab itu, jajaran BNNP personelnya terbatas. Kami mengajak dan meminta masyarakat, agar melaporkan apabila ada hal mencurigakan seperti pesta sabu, atau rumah-rumah yang digunakan pencandu sabu. Laporkan ke kami, yang pasti kami akan melindungi identitas pelapornya. Jangan takut,” ucapnya.

Agar dapat meminimalisir peredaran narkoba di kalangan pelajar.(jpg)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Bahas KUA-PPAS 2027, Banggar DPRD Kota Batam Sinkronkan Persepsi dengan TAPD
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:14 WIB

Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Senin, 27 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:43 WIB

Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:20 WIB

Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan

Berita Terbaru