class="wp-singular post-template-default single single-post postid-45649 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / DPRD

Selasa, 21 Juni 2022 - 14:33 WIB

Pasca Kerusuhan di Desa Terantang, Ini Harapan Ketua DPRD Kampar  

KAMPAR – Pasca kerusuhan berdarah antara sejumlah orang yang diduga security Koperasi Iyo Basamo dengan masyarakat Desa Terantang yang sebagian besar adalah ibu-ibu dan anak-anak, akhirnya Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal ST angkat bicara.

“Rasanya sangat miris melihat kejadian bentrokan yang terjadi di area perkebunan Koperasi Iyo Basamo. Apalagi seperti yang terlihat di berbagai media, perempuan dan anak-anak sampai jadi korban”terangnya.

Lebih lanjut, pria kelahiran Tambang itu mengapreasiasi respon cepat aparat TNI dan Polri dalam mengamankan lokasi kerusuhan dan menangkap para terduga pelaku kekerasan terhadap kubu masyarakat.

“Kami juga sangat berharap keseriusan Pemerintah Kabupaten Kampar agar ini menjadi perhatian khusus dalam menyelesaikan konflik di Koperasi Iyo Basamo yang sudah berlangsung belasan tahun. Putuskanlah dengan Arif dan bijaksana agar jangan sampai ada pihak atau masyarakat yang dirugikan.”harapnya

“Kepada aparat hukum, kami berharap agar proses ini dapat dikawal agar jangan ada lagi tragedi dan kita bersama berharap tidak ada lagi gesekan dibelakangan hari”

“Kepada masyarakat kami berharap agar bersabar dan menahan diri dan jangan sampai terprovokasi. Serahkanlah urusan ini kepada pihak berwenang dan pihak berwajib”pinta Faisal

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Minggu sore (19/06/2022) Kembali terjadi kisruh sebagai buntut dualisme kepengurusan KUD Iyo Basamo di Desa Terantang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Mendapat informasi kejadian tersebut, Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH langsung pimpin anggotanya untuk mengamankan lokasi kejadian.

Puluhan orang diamankan pihak Kepolisian pasca kejadian yang diduga terlibat tindak kekerasan dan langsung dibawa ke Polres Kampar, terhadap mereka yang diamankan ini masih dilakukan

pendalaman terkait peran mereka masing-masing saat kerusuhan.

Kondisi terakhir usai penanganan oleh aparat Kepolisian dari Polres Kampar, Polsek Tambang dan beberapa anggota TNI dari jajaran Kodim 0313/KPR, pada malam tadi terpantau situasi di lokasi sudah kondusif dan masih dijaga oleh petugas Kepolisian.

Sebelumnya pada sore hari pasca kejadian, juga terlihat hadir bersama Kapolres Kampar, antara lain Dandim 0313/KPR Letkol Arh. Mulyadi S.I.P dan beberapa anggota Kodim, hal ini sebagai bentuk sinergitas dan soliditas TNI – POLRI di Kabupaten Kampar.

Untuk diketahui bahwa beberapa waktu lalu, telah dilakukan mediasi oleh pihak Kepolisian dari Polsek Tambang dan Polres Kampar terkait permasalahan dualisme kepengurusan KUD Iyo Basamo yang sudah bertahun-tahun tak kunjung selesai ini. Beberapa kesepakatan sudah disetujui oleh kedua pihak untuk ditindaklanjuti guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

Sehubungan hal ini, Kapolres Kampar minta kedua belah pihak untuk dapat menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi hoax yang beredar, mari sama-sama menjaga kondusifitas dan menyelesaikan masalah ini dengan baik dan bijak tanpa kekerasan. Demikian pesan Kapolres Kampar saat dikonfirmasi atas kejadian ini.

 

Ocu

Share :

Baca Juga

Berita

TMMD Kodim 0318 Natuna Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba, ITE dan Karhutla

Berita

PC Pemuda Muslimin Indonesia Natuna Gelar Turnamen Futsal Cup U-23

Advertorial

Pemkab Bengkalis dan Delegasi Jepang Jalin Sinergi Menuju Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan

DPRD

Komisi II DPRD Anambas, Hadirnya KMP Bahtera Nusantara 01 di Letung Kuala Maras Dapat Mendorong Pertumbuhan Ekonomi.

Berita

Pelatihan Pembuatan Souvernir Selama Tiga Hari Di Aka Meranti Hotel Resmi Ditutup

Berita

Mewakili Bupati, Kadisdikbud Kepulauan Meranti Resmi Buka Turnamen Portesa CUP II Tahun 2026

Berita

Polres Meranti Gelar Rakor Eksternal Operasi OMP Lancang Kuning 2024

Berita

Kolaborasi Bhayangkari dan Polsek Tebingtinggi Barat, Motivasi Anak-anak Agar Tak Takut Divaksin
error: Content is protected !!