class="wp-singular post-template-default single single-post postid-4638 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Nasional

Jumat, 27 Januari 2017 - 21:43 WIB

Pesawat Kecil Jatuh di Australia, Mantan Finalis Putri Banten Tewas

Liputankepri.com – Dua orang tewas setelah sebuah pesawat ringan jatuh ke Swan River di Perth, Australia Barat, di tengah perayaan Australia Day, Kamis (26/1/2017).

Saat-saat sebuah pesawat ringan jatuh di Sungai Swan, Perth, Australia yang menewaskan dua orang, termasuk seorang perempuan asal Indonesia.Michael Legg/Australia Plus

Kejadian ini menyebabkan atraksi udara di Perth dibatalkan meskipun acara itu diperkirakan akan disaksikan oleh 300.000 orang.

Kepolisian Australia memastikan, salah satu korban tewas adalah perempuan asal Indonesia, Endah Cakrawati (30).

Sementara itu, korban lainnya adalah Peter Lynch yang adalah pilot pesawat kecil yang naas itu.

“Peter Lynch, 52 tahun, dan memiliki tiga orang anak, dan korban lainnya adalah Endah Cakrawati, usia 30 tahun asal Indonesia, yang sepengetahuan kami mereka adalah rekan dan sekaligus pasangan,” ujar Stephen Brown dari Kepolisian Australia, saat menggelar jumpa pers.

 Sementara itu, Konsulat Jenderal RI di Perth telah memberi tahu pihak keluarga korban soal kecelakaan ini.

“KJRI sudah menghubungi dan berkomunikasi dengan keluarganya di Indonesia,” ujar Ade Padmo Sarwono, Konjen RI di Perth.

“Kami juga akan terus berkomunikasi dengan polisi untuk memperoleh akses ke kamar jenazah, yang rencananya dilakukan hari ini,” katanya saat dihubungi Erwin Renaldi dari ABC Australia Plus.

Endah Ari Cakrawati (30) korban tewas kecelakaan pesawat di Perth, Australia.Facebook/Australia Plus

Ade menjelaskan, bantuan yang diberikan KJRI saat ada warga Indonesia yang meninggal dunia di Australia adalah mengupayakan agar keluarga korban bisa datang ke Australia dan menemui lembaga otoritas yang berwenang.

“Kami akan membantu proses pengajuan visa bagi keluarga untuk datang ke Perth atau memfasilitasi untuk bertemu lembaga otoritas. Untuk selanjutnya, soal jenazah tergantung pihak keluarga untuk dibawa ke Indonesia atau tidak,” tambahnya.

Endah diketahui bekerja dengan Peter sebagai manajer investor dan hubungan masyarakat di Cokal, perusahaan batubara asal Australia yang beroperasi di Indonesia, Tanzania, dan Mozambik.

Sebelumnya, Endah juga pernah menjadi model dan pembawa acara di Indonesia. Kariernya di dunia hiburan dimulai saat ia menyabet gelar runner-up pertama Putri Banten 2008.

Dari profil LinkedIn-nya disebutkan bahwa Endah adalah lulusan S-2 Magister Manajemen di Universitas Indonusa Esa Unggul.

Editor: Ervan Hardoko

Sumber:

Copyright Kompas.com

Share :

Baca Juga

Featured

Kapolsek Logas Tanah Darat Resmi Tutup Pertandingan Domino Sempena HUT Bhayangkara ke 73

Kep Meranti

Bahas Soal Pemekaran Desa, Komisi I DPRD Meranti Temui Dirjen Bina Pemerintahan Desa di Jakarta

Kep Meranti

Terkait Beredarnya Temuan Cacing Di Kaleng Sarden Ini Penjelasan Disperindag Meranti

Featured

Tim WFQR Lanal Tanjungpinang Berhasil Gagalkan 10.400 Slop Rokok Noncukai

Nasional

Keluarga Besar Lombok Silaturahmi Bersama H.Irwan Calon Gubri

Featured

Bekerja Sebagai Gigolo,10 WNA di Tangkap Petugas Imigrasi Batam

Featured

Nelayan Kecamatan Kundur Tuntut Kompensasi Kapal Isap Produksi Milik PT.Karimun Mining Mandiri

Ekonomi

Sekda Meranti : Pelatihan SPM Desa Se-Kabupaten Meranti Resmi Dibuka
error: Content is protected !!