class="wp-singular post-template-default single single-post postid-26069 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Ekonomi / Nasional

Minggu, 28 Juli 2019 - 01:19 WIB

PLN Ajak Masyarakat Jalani Gaya Hidup dengan Listrik Ramah Lingkungan

Liputankepri.com, Surabaya – Dewasa ini gaya hidup ramah lingkungan sedang digalakkan beberapa komunitas. Misalnya saja menggunakan solar panel atau listrik tenaga matahari hingga motor listrik untuk kegiatan sehari-hari.

Hal ini lah yang mulai dibidik PLN UID Jatim. General Manager PLN UID Jawa Timur, Bob Saril mengatakan pihaknya memberikan penawaran paket atau bundle kepada masyarakat yang ingin menjalani gaya hidup ramah lingkungan.

“Karena ini diluncurkan untuk masyarakat. Green Smart Power dan eco green ini paket layanan kita bundle, apa saja yg kita bundlel pertama solar panel, kedua internet, dan semuanya termasuk IT, Electronic Vehicle (EV) dan ketiga PLN dengan tarif premium,” papar Bob di Tunjungan Plaza Surabaya, Sabtu (27/7/2019).

Gaya hidup ramah lingkungan ini, lanjut Bob sangat diminati masyarakat menengah ke atas hingga kaum milenial.

Baca Juga :  Indonesia Juara Umum ASEAN School Games 2019

“Dengan bundle ini kita harapkan masyarakat punya lifestyle, karena rata-rata sekarang di dunia pada menggunakan energi bersih. Dan kita menyasar kaum menengah, muda milenial, yang menginginkan di mana di rumahnya itu dia bisa mengekspose dirinya di dunia nyata dan maya bahwa mereka sudah ramah lingkungan dan di rumah menggunakan kompor induksi tidak lagi LPG,” imbuhnya.

Sementara untuk solar panel, Bob menambahkan PLN kini bisa menyediakan untuk masyarakat yang ingin memasang. Jadi, masyarakat tak perlu khawatir akan susah dalam pengelolaannya.

“Dan yang paling penting kita menawarkan kepada masyarakat dengan kemudahan. Selama ini kan banyak yang tanya kalau kaum milenial di startup mereka pasti tidak mau mikir beli solar panelnya gimana. Nah tidak usah pikir cukup datang ke PLN dan langsung ada pokoknya kita hitungkan dan bisa nyicil. One stop solution,” lanjut Bob.

Baca Juga :  Gempa Bumi 3,8 Skala Richter Guncang Kabupaten Halmahera

Selain itu, Bob menyebut langkah ini bisa membantu pemerintah dalam mengurangi impor BBM. Menurutnya, impor Indonesia terbesar ada di BBM dan LPG.

Jika penggunaan BBM bisa dikurangi dengan kendaraan listrik, dan penggunaan LPG bisa dikurangi dengan kompor listrik, tentu akan sangat membantu.

“Nah kalau kita ubah tidak usah impor BBM, kita ganti listrik, kan listrik dihasilkan negara sendiri, pasti lebih efisien. Efektifitasnya sangat besar sekali, dan paling penting mengurangi emisi. Emisinya dapat dari mana? Kalau ada solar panel, kita mengurangi bahan bakar fosil itu nanti berkurang,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Batam

Gerak Cepat, Rudi Keliling Langsung Tinjau Titik Banjir

Kep Meranti

Lomba Baca Puisi Jilid III Kemas Meranti Sukses Di Gelar

Berita

Irwasda Polda Kepri Giat Bakti Sosial ke Polres Karimun

Berita

Kapolres Karimun Pimpin Upacara Sertijab Sejumlah Pejabat Polres Karimun

Advertorial

PT TIMAH Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Yatim di Pulau Kundur

Advertorial

Gesa Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Usulkan Pagu Anggaran 2026 sebesar Rp 5,328 T

Berita

Satpol PP Meranti Panggil Pengelola E Zone Ramayana Terindikasi Perjudian

Ekonomi

BRG RI Sebut Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
error: Content is protected !!