Polda Riau Gelar Dialog Penanggulangan Karhutla 2025, Libatkan Berbagai Pihak

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Direktorat Intelkam (Ditintelkam) Polda Riau menggelar dialog khusus dengan tema “Peran Stakeholder dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla 2025”.

Dialog yang digelar Rabu (26/2/2025) ini diikuti sejumlah pemangku kepentingan seperti Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur, Kepala BPBD Riau M Edi Afrizal, hingga perwakilan dari Apkasindo Dr Jono Burhan.

Dalam dialog tersebut berbagai pihak di Riau berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjelang musim kemarau 2025.

Dalam kesempatan tersebut Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Riau AKBP Boy Ashar mengatakan pentingnya kesiapan sejak dini dalam menghadapi musim kemarau ekstrem pada tahun 2025.

Boy Ashar menekankan bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan harus dicegah dan diantisipasi sebelum meluas dan merugikan banyak pihak.

“Kita harus mewaspadai potensi kebakaran sejak dini agar dampaknya tidak meluas dan mengganggu kehidupan masyarakat,” ujarnya, Kamis (27/2).

Tak hanya itu ia juga menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mencegah Karhutla di Bumi Lancang Kuning.

Sementara itu Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mencegah Karhutla.

“Kolaborasi yang baik, didukung oleh regulasi yang tepat, dapat menjadi langkah efektif dalam menekan kasus kebakaran hutan dan lahan di Riau,” katanya.

Kepala BPBD Riau M Edi Afrizal menjelaskan, pihaknya telah mengambil langkah antisipatif dengan berkoordinasi bersama kabupaten/kota serta perusahaan yang memiliki lahan gambut.

“Kami telah mengirimkan surat kepada mereka untuk memastikan kesiapan peralatan pemadaman agar tidak ada kendala saat terjadi kebakaran,” jelasnya.

BPBD Riau juga siap memberikan bantuan teknis jika ada kendala di lapangan. “Jika ditemukan peralatan pemadam yang mengalami kerusakan, seperti selang air, dapat segera diajukan ke BPBD untuk diperbaiki atau diganti,” tambahnya.

BPBD Riau akan terus memantau perkembangan Karhutla selama sebulan ke depan. “Jika kasus kebakaran meningkat, maka status siaga akan ditingkatkan menjadi waspada,” ungkap Edi Afrizal.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batu Ampar Menuju Era Baru: BP Batam Sosialisasikan Penerapan Single Port Operator
Personel Polres Kampar Terus Melakukan Pencarian Ipda Angga di Sungai Batang Anai
Jelang Nataru 2025, Polsek Tambang Gelar Rakor Pengamanan
Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kilogram Narkoba
Tim Patroli Bea Cukai Amankan 1.250 Kayu Balok Ilegal dari Tanjung Samak Tujuan Batam
Kebocoran Pipa di Depan Panbil: Perbaikan Dilakukan Tanpa Penghentian Suplai Air
AKBP Boby Pimpin Aksi Kemanusiaan, Polres Kampar Siapkan Bantuan Korban Banjir Bandang Sumbar
Tim Resmob Polres Karimun Tangkap Pencuri Sepeda Motor di 7 TKP

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:45 WIB

Batu Ampar Menuju Era Baru: BP Batam Sosialisasikan Penerapan Single Port Operator

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:11 WIB

Personel Polres Kampar Terus Melakukan Pencarian Ipda Angga di Sungai Batang Anai

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:36 WIB

Jelang Nataru 2025, Polsek Tambang Gelar Rakor Pengamanan

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:58 WIB

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kilogram Narkoba

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:19 WIB

Kebocoran Pipa di Depan Panbil: Perbaikan Dilakukan Tanpa Penghentian Suplai Air

Berita Terbaru

Berita

Jelang Nataru 2025, Polsek Tambang Gelar Rakor Pengamanan

Kamis, 4 Des 2025 - 19:36 WIB