class="wp-singular post-template-default single single-post postid-5746 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Featured / Kepri

Jumat, 17 Maret 2017 - 21:22 WIB

Proyek Investasi di Batam Senilai US 44,047 Juta Per Januari-Februari 2017

Liputankepri.com,Batam – Delapan proyek asing masuk ke Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam pada periode Januari-Februari 2017 dengan nilai investasi 44,047 juta dolar Amerika Serikat (AS).

“Investasi yang masuk masih didominasi dari negara-negara Asia. Ada juga yang gabungan dari sejumlah negara,” kata Direktur Promosi dan Humas Badan Pengusahaan Batam, Purnomo Andiantono di Batam, Kamis (16/3/2017).

Purnomo nengatakan negara yang berinvestasi ke Batam berasal dari Tiongkok (satu proyek) dengan nilai investasi 4,218 juta dolar AS, dan menyerap 85 tenaga kerja.

Malaysia sebanyak tiga proyek dengan nilai tiga juta dolar AS mampu menyerap 20 orang tenaga kerja lokal. Inggis satu proyek dengan nilai satu juta dolar AS mampu menyerap lima tenaga kerja. Singapura satu proyek dengan nilai satu juta dolar AS yang mampu menyerap 10 tenaga kerja.

Untuk yang gabungan negara ada dua proyek dengan nilai investasi 34,829 juta dolar dan mampu menyerap 216 tenaga kerja.

“Jadi dari delapan proyek itu total investasi 44,047 juta dolar AS dengan 336 orang tenaga kerja,” kata dia.

Sektor yang diminati oleh investor, kata dia, adalah pertambangan, perdagangan dan reparasi, jasa lainnya, transportasi, gudang dan telekomunikasi, industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik.

Purnomo mengatakan, masuknya investasi tersebut menandakan wilayah Batam masih kondusif dan menjadi salah satu pilihan investor untuk menanamkan modalnya.

Kondusivitas keamanan Batam, kata dia, menjadi fakor utama masuknya investasi khususnya dari negara asing.

“Selain itu kami juga terus mengembangkan infrastruktur sehingga mampu bersaing dengan kawasan-kawasan serupa lainnya di luar negeri,” kata dia.

Sejak 2016, BP Batam juga terus mengembangkan berbagai sarana untuk mempermudah izin investasi seperti KILK dan i23j sehingga semakin banyak investor masuk ke Batam. (Ant)

Share :

Baca Juga

Batam

Bea Cukai Batam Ungkap 44 Kasus Narkotika Senilai Rp52,2 Miliar

Featured

Apresiasi Kampanye Keselamatan Pelayaran KSOP, Asmar : Ini Tanggung Jawab Bersama

Featured

Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Featured

Rikvip CT – Tại sao Rikvip CT được nhiều người lựa chọn?

Batam

Over Kapasitas,Lapas Barelang 70 Persen Tersandung kasus Narkoba

Kepri

Kapolda Riau: Kita temukan jaringan peredaran narkoba yang libatkan karyawan Queen Club

Featured

Dalam waktu satu bulan,Polda Riau ungkap 42,5 Kilogram Sabu

Batam

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Kapal Kelud
error: Content is protected !!