class="wp-singular post-template-default single single-post postid-19079 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Kep Meranti / Nasional / Pendidikan / Riau

Senin, 30 Juli 2018 - 10:26 WIB

“Rawannya Penyelewengan” Dinas Terkait Diminta Perketatkann Pengawasan Dana BOS

LIPUTANKEPRI.COM,SELATPANJANG-, Kurangnya fungsi pengawasan dan kontrol dari masyarakat, orang tua murid, guru- guru menjadi satu peluang bagi oknum kepala sekolah nakal untuk menyelewengkan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dikarenakan ketertutupan pengelolaanya.

Bukan menjadi rahasia lagi jika segala kebijakan penggunaan dana BOS tersebut di berikan kepada kepala sekolah untuk dilaksanakan.

Termasuk sekolah SD atau SMP yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti yang beresiko tinggi untuk dana tersebut diselewengkan oleh oknum kepala sekolah yang nakal.

Dari hasil investigasi Tim jumat, (28/7/18) ke salah satu sekolah di Kepulauan meranti ternyata ditemukan kasus tidak adanya kejelasan serta manipulasi data laporan penggunaan dana bos tersebut.

Dari narasumber Guru asal selatpanjang berinisial W menjelaskan hal ini sudah bukan rahasia lagi, jika kita menyuarakan hal itu nantinya kami guru akan diancam untuk dilaporkan kepihak Badan kepegawaian Daerah ( BKD ) kepulauan Meranti serta dihambatnya proses kenaikan pangkat guru oleh kepala sekolah itu, jelas Guru berinisial W tersebut.

Memang, Modus operandi seperti ini sering dilakukan oknum kepala sekolah seperti memangkas beberapa kegiatan atau pembelanjaan rutin sekolah tetapi laporan penggunaan dana tetap diajukan dengan harga awal sebelum di pangkas.

kwitansi kosong dan stempel toko mudah didapat, Kepala sekolah memiliki berbagai kuitansi kosong dan stempel dari beragam toko. Kepala sekolah dan bendahara sekolah dapat menyesuaikan bukti-bukti pembayaran sesuai dengan panduan dana BOS, seakan- akan tidak melanggar prosedur.

Sementara itu momen penerimaan peserta didik baru juga beresiko menjadi ajang pungutan liar bagi oknum kepala sekolah, misalnya dipungut biaya seragam sekolah yang tidak sesuai prosedur dan harga terlalu memaksa sehingga memberatkan orang tua murid.

Tentunya hal ini harus menjadi perhatian lebih bagi pemerintah kabupaten kepulauan meranti untuk menindak tegas serta melakukan evaluasi terhadap oknum – oknum kepala sekolah yang kedapatan menyelewengkan Dana BOS tersebut.(Red/An/Rio)

Share :

Baca Juga

Nasional

Danrem 031 Wirabima Bersama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Provinsi Riau Bahas Nasionalisme Dan Radikalisme

Ekonomi

Pemerintah Didesak Perjelas Status Guru Honorer

Nasional

Jaksa Agung ST Burhanuddin: Publik Harus Tau Kerja Aparat Kejaksaan

Kep Meranti

Bersama TNI dan Pemuda Pancasila, Polres Meranti Lakukan Pembagian Bansos Sembako

Ekonomi

Wakil Ketua DPW SAPMA Pemuda Pancasila Silatuhrahmi Sekretariat PPI

Berita

Bupati Asmar Pimpin Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih, Ajak Warga Semarakkan Kemerdekaan

Kampar

Kapolres Kampar Kunker ke Polsek Perhentian Raja

Kep Meranti

Polsek Tebingtinggi Bagikan Bantuan Sembako Buat Warga
error: Content is protected !!