class="wp-singular post-template-default single single-post postid-30363 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Hiburan / Karimun / Pendidikan

Senin, 9 Maret 2020 - 16:52 WIB

Sekda Karimun: Peserta MTQ sebanyak 371 Qori dan Qoriah

Karimun – Sebanyak 371 qori dan qoriah, hafidz dan hafidzah adu kemampuan dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII 2020 tingkat Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau yang resmi dibuka di lapangan Perumahan Imperium, Kecamatan Meral, Minggu (8/3) malam.

“Total keseluruhan peserta sebanyak 371 orang. Mereka berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Karimun yang berjumlah 12 kecamatan,” kata Ketua Panitia Pengarah MTQ XII yang juga Sekda Karimun, Muhammad Firmansyah dalam acara pembukaan kegiatan tersebut.

Peserta sebanyak itu bertanding dalam berbagai cabang lomba tingkat dewasa, remaja maupun anak-anak, antara lain cabang qiroah, tilawah, hifzil, tartil, fahmil, khattil, syarhil quran dan lainnya.

Menurut Firmansyah, MTQ XII tidak hanya menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit baru, tetapi juga menjadi ajang seleksi untuk menyambut MTQ tingkat Provinsi Kepri yang akan digelar pada 11-12 April di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Bupati Karimun: RSUD Tanjung Batu Segera Dioperasikan

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq saat membuka kegiatan lomba seni baca al Quran itu mengatakan, ajang MTQ sudah tidak asing lagi bagi umat Islam karena diselenggarakan setiap tahun mulai dari kelurahan hingga nasional.

Lantunan kalam ilahi yang bergema dalam MTQ, menurut dia diyakini mampu mewujudkan nuansa religius dan menghadirkan suasana yang memberikan kesejukan bagi masyarakat.

“MTQ tentu tidak hanya untuk pemenuhan syiar Islam, tetapi menjadi barometer hasil atau ‘outcome’ kegiatan pembelajaran al Quran Islam yang berlangsung di tengah masyarakat, apabila daerah sudah dapat melaksanakan MTQ, maka sudah mampu melahirkan qori dan qoriah baru,” kata dia.

Baca Juga :  Bupati Karimun Hadiri Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan

Menurut dia, signifikansi nilai-nilai al Quran dalam kehidupan masyarakat perlu ditumbuhkembangkan melalui proses pendidikan baik formal maupun nonformal, dan yang terpenting adalah keteladanan orang tua, guru di sekolah, TPQ, DTA, pondok pesantren dan pemimpin yang memberikan pengaruh terhadap masyarakat.

“Sungguh sangat keliru apabila pelaksanaan MTQ hanya dipahami dari sisi kegiatan syiar keagamaan, tetapi juga mampu memahami lebih komprehensif akan nilai manfaat dan kemaslahatan yang terkandung di dalamnya,” katanya.***

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua Tim Gugus Tugas Berikan Bantuan APD Kepada Satgas Kecamatan Karimun

Karimun

Kapolsek Tebing Resmikan Turnamen Futsal Antar Pelajar Karimun

Berita

Suplai Air di Perumahan Bukit Raya Batam Mulai Normal

Advertorial

BP Batam dan PT PLN Batam Perkuat Kolaborasi Humas, Bahas Strategi Komunikasi Publik

Batam

Pemerintah Gandeng BP Batam dalam Pengembangan KEK Pendidikan ke Inggris

Batam

Bea Cukai Batam Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu – sabu

Karimun

Warga Perumahan Mentari Klasik heboh soal penculikan gadis remaja

Featured

Perusahaan Asing Penaga Timur (M) SDN BHD Dinyatakan Pailit di Indonesia
error: Content is protected !!