class="wp-singular post-template-default single single-post postid-26030 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Karimun / Kepri / Nasional / Peristiwa

Sabtu, 27 Juli 2019 - 06:43 WIB

TKI Asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Keluarga Berharap Jenazah Dipulangkan

LIPUTANKEPRI.COM,KARIMUN, – Jenazah Jaminan Linda (43), pekerja migran Indoneaia (PMI) asal Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), masih berada di sebuah rumah sakit di Selangor, Malaysia.

Jenazah Jaminah sudah sekitar dua pekan berada di negara serumpun Indonesia itu sejak kali pertama ditemukan tewas di rumah kosnya di Kampung Tali Air, Banting, Kuala Lumpur Malaysia, 10 Juli 2019 lalu.

Jaminah Linda, TKI asal Karimun, diduga tewas dibunuh di Malaysia, setelah polisi Malaysia mendapati luka di bagian dahi dan pipi diduga bekas kekerasan benda tumpul seperti batang besi.

Sulai Batun Kasih alias Eno (23), putri sulung Jaminah Linda, mengatakan, ada kemungkinan ibunya tersebut akan dikebumikan di Malaysia.

Baca juga: Bupati Sumba Timur Akan Beri Hukuman ASN yang Palsukan Dokumen TKI

Namun begitu, Eno mengatakan, keluarga besarnya di Pulau Kundur masih berharap TKI asal Karimun itu bisa dipulangkan ke kampung halaman.

Baca Juga :  Kejati Kepri Tahan Dua Eks Kadis Pemprov Kepri

“Belum dikebumikan, ada kemungkinan dikebumikan di Malaysia tapi kami berharap semoga bisa dipulangkan. Suami saya di Malaysia tengah menunggu keputusan Kedubes,” ujar Eno melalui telepon, Jumat (26/7/2019) malam tadi.

Eno mengatakan, suaminya berangkat ke Malaysia pada Rabu (24/7/2019) atas bantuan Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Namun begitu, Eno mengaku belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari suaminya.

“Terakhir komunikasi (suami) masih di KBRI di Kuala Lumpur mengurus dokumen ibu saya yang dibawa dari rumah (Kundur),” ujar Eno.

Jaminah Linda meninggalkan empat orang anak, salah seorang di antaranya penyandang disabilitas.

Jaminah Linda berstatus single parent usai bercerai dengan suaminya beberapa tahun lalu.

TKI asal Karimun itu selama ini juga diketahui merupakan tulang punggung keluarga

Baca Juga :  Menteri Rini Tinjau 3 BUMN dan Pelindo I di Kampung Panau

Di Malaysia, Jaminah Linda bekerja sebagai buruh tani di kebun cengkeh.

Sedianya Jaminah Linda akan pulang ke kampung halaman di Desa Tanjung Berlian, Kelurahan Urung Barat, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau pada 10 Juli 2019.

Namun ditunggu-tunggu keluarga, Jaminah Linda tidak kunjung sampai di Kundur.

Keluarga kemudian berinisiatif menghubungi seorang teman ibunya sesama pekerja migran asal Pulau Kundur di Malaysia.

Dari temannya itu, akhirnya diketahui Jaminah Linda tidak pernah sampai ke kampung halamannya karena jadi korban pembunuhan di Malaysia.

Jaminah ditemukan tergeletak tak bernyawa di atas tempat tidurnya di kosnya di Kampung Tali Air, Banting, Kuala Lumpur.

Kasus kematian tidak wajar pekerja migran asal Karimun itu kini masih disiasat pihak Kepolisian Malaysia.

Share :

Baca Juga

Berita

Bea Cukai Gagalkan Upaya Penyelundupan 20 Ton Pasir Timah Asal Dabo

Karimun

Iskandar: “Dewan Pers Sudah Menyimpang Dari UU Pers”

Berita

Pertemuan warga dengan PT KG sempat memanas

Berita

Bupati Karimun: Vicon bersama upaya percepatan penanganan COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau

Berita

Patroli Sinergitas TNI-Polri dan Satpol PP Jelang Pelantikan Kepala Daerah Ciptakan Kamtibmas di Meranti

Advertorial

Hadiri Lepas Sambut Kakan Kemenag Meranti, Bupati Asmar: Mutasi Adalah Dinamika Organisasi untuk Jaga Kesinambungan Visi

Kep Meranti

Bolos Sekolah Belasan Pelajar Terjaring Razia Satpol PP

Karimun

Buntut PHK Sepihak, Manajemen PT Karimun Granite Diduga Melanggar UU Ciptaker Hingga KUHP
error: Content is protected !!