class="wp-singular post-template-default single single-post postid-23361 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Nasional / Peristiwa / Riau

Senin, 11 Maret 2019 - 16:27 WIB

ULP Meranti Gelar Bimtek Pengadaan Aplikasi SiRUP

Liputankepri.com,Meranti, –Pemkab kepulauan Meranti melalui Bagian Pengadaan Barang Jasa (BPBJ) sekretariat Daerah Kepulauan Meranti menggelar Bimbingan Teknis Perencanaan Pengadaan Aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) bertempat di Hotel Grand Metanti, Senin (11/3/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala OPD dan pejabat PPTK yang ada di wilayah kerja kabupaten Kepulauan Meranti. Bimtek ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Yulian Norwis mewakili Bupati Kepulauan Meranti.

Yulian Norwis dalam sambutannya mengatakan penataan Perencanaan umum pengadaan barang/jasa merupakan proses awal dari kegiatan persiapan pengadaan yang dilakukan oleh PA/KPA. “SIRUP dikembangkan dalam rangka optimalisasi proses pelaporan pengadaan barang/jasa pemerintah secara online dengan menggunakan aplikasi Monev Online sesuai dengan ketentuan yang ada dalam peraturan yang berlaku saat ini,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan penyusunan RUP mempunyai keterkaitan dengan proses penyusunan dan penetapan Rencana Kerja Anggaran (RKA) meliputi identifikasi dan analisis kebutuhan, Penyusunan dan penetapan kebijakan umum dan swakelola merupakan kegiatan Pengadaan Barang/jasa dimana pekerjaannya direncanakan, dikerjakan dan/atau diawasi sendiri oleh K/L/D/I sebagai penanggung jawab anggaran.

“Aplikasi SIRUP ini dilakukan adalah untuk memberikan kemudahan bagi kementrian, lembaga, pemerintah daerah atau institusi dalam pelaksanaan, mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP),” pungkasnya.

Mengingat Dnegan terbitnya Perpres 16 yahh. 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah dan Perka LKPP no.8 tahun 2017 tentang pengadaan secara swakelola serta Permendagri no.14 tahun 2006. “maka proses pelaksanaan pekerjaan pengadaan akan mengalami perubahan guna mencapai tujuan yang lebih efektif dan akuntabel,” tuturnya.

Yulian berharap semua peserta yang akan mengikuti kegiatan ini dapat mempergunakan bimtek ini sebaik-baiknya. “Khususnya kepada narasumber untuk dapat memberikan informasi yang benar dan terbaru serta melatih dengan sungguh-sungguh agar apa yang dijelaskan dapat dimengerti dan diterapkan di instansi tempat peserta bertugas,” ungkapnya.

Kepala BPBJ kepulauan Meranti Janefi Meza mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam upaya kelancaran proses pengadaan barang dan jasa. “Sehingga anggaran yang ada di masing-masing SKPD dapat bermanfaat semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Tujuan kegiatan ini sendiri dikatakan Meza adalah untuk membantu dan memperlancar perangkat daerah menggunakan SiRUP. “Dua meningkatan pengetahuan dan pemahaman pernahkah daerah dalam pengadaan barang secara swakelola, tiga memberikan pemahaman tentang posisi dan kedudukan PPTK dalam proses pengadaan barang dan jasa,” tuturnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan adalah Samsul Ramli, S.Sos, SCM.l Cert (ITC) dari P3i (Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia). (Red/Hms).

Share :

Baca Juga

Berita

Tuntut Kembalikan Tanah Masyarakat Yang Dirampas Mafia, Kantor BPN Mabar Didemo Massa

Ekonomi

Lihat Videonya : Waduh Air Kemasan Isi Ulang Di Meranti Ada Jentik Nyamuk Masih Hidup

Featured

Ini Reaksi 7 Negara Muslim Soal Kebijakan Trump

Berita

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional

Karimun

HUT Bhayangkara Ke-73, Satlantas Polres Karimun Gelar Perpanjangan SIM Gratis, Ini Syaratnya

Featured

Kalimat Ini Bisa Bikin Anda Gagal Diterima Kerja

Karimun

Diduga Beresiko Penyakit, Puluhan Kilogram Bibit Sawi Asal Malaysia Diamankan Petugas

Peristiwa

Tabrakan, Dua Warga Pasaman Meninggal Dunia
error: Content is protected !!