class="wp-singular post-template-default single single-post postid-9881 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Nasional

Senin, 24 Juli 2017 - 13:40 WIB

Walikota Makassar Mengapresisi Penuh Atas Terpilihnya Kota Angin Mamiri

Liputankepri.com,Makassar – Tiba di Makassar, jumat malam 21 juli 2017, Duta Pendidikan Anti Korupsi Indonesian Youth Against Corruption (IYAC) bertolak ke Baruga Angin Mamiri untuk di jamu Walikota Makassar, dalam kesempatan itu Walikota Makassar yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Panitia yang telah memilih Kota Makassar sebagai tempat utama kegiatan konferensi berlangsung.

“Bapak Walikota Makassar mengapresisasi penuh atas dipilihnya kota anging mamiri ini sebagai tempat utama konferensi berlangsung” Ujarnya. Danny Pomanto walikota Makasar

“Selamat datang, selamat menikmati Kota Makassar” Singkatnya.

Setelah di jamu oleh Walikota Makassar, para duta perwakilan provinsi menuju Red Planet Hotel sebagai tempat kegiatan untuk melakukan presentasi sebagai salah satu item rangkaian Konferensi Mahasiswa Nasional (KOMNAS) Pendidikan Anti Korupsi.

Esoknya, Sabtu 22 Juli 2017 di Menara Pinisi Konferensi sekaligus pengukuhan Duta Pendidikan Anti Korupsi berlangsung ramai dan di kukuhkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan tang diwakili Yusuf Sommeng selaku Inspektorat Pemprov Sulawesi Selatan.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Yusuf Sommeng mengatakan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Indonesian Youth Against Corruption ini.

“Pemerintah Sulawesi Selatan mendukung penuh kegiatan IYAC” Lugasnya.

Dikesempatan yang sama, Founder KOMA Youth Collaboration Nurhidayatullah menitipkan pesan.

“Duta perwakilan 34 duta pendidikan anti korupsi kami titip mulai dari perilaku dan kesadaran sendiri, saya yakin dengan proses yang panjang teman bisa menjadi wakil di seluruh Indonesia” Jelasnya.

“Mari kita selalu kedepankan nilai kolaborasi, agar mampu menjadi duta yang sebenar-benarnya duta” Tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan president IYAC Muhammad Romario Basirung, yang menitipkan harapan kepada seluruh perwakilan 34 duta pendidikan anti korupsi IYAC Provinsi seluruh Indonesia.
“Kami berharap teman bisa berkolaborasi, dan esensinya bagaimana membuka jejaring nasional untuk komitmen bersama mencegah korupsi” Ungkapnya.

Disesi panel discussion, perwakilan Kapolda Sulawesi Selatan AKBP Leonardo Panji Wahyudi S.Ik

Tantang duta pendidikan anti korupsi buat petisi koruptor di hukum mati,

“Saya usulkan teman berani bersuara memberikan petisi hukuman mati, pelaku narkoba aja dihukum mati, iya kan? ” Ujarnya

Tampil sebagai pemateri utama, AKBP Leonardo menggambarkan bagaimana Indonesia saat sekarang.

“Kondisi negara kita ini sangat miris, peran duta sangat dibutuhkan, tunjukkan kalau kalian pantas menyandang status itu” Ucapnya.

Pemateri kedua Prof Muharram, juga menekankan prinsip perilaku duta pendidikan anti korupsi.

“Kuncinya 1, yaitu sifat jujur diri anda sendiri”. Ucapnya

Selanjutnya Emma Husain, Selaku Kordinator Indonesia Timur Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) organisasi sayap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan arahan mencegah korupsi mulai dari lingkungan kecil.

“Cegah mulai dari lingkungan kecil, keluarga anda dan diri anda sendiri” Jelasnya.

Diakhir sesi konferensi, dilakukan foto bersama dengan  para tamu, organisasi pemuda dan pemataeri yang hadir.

Setelah bertolak dari Menara Pinisi, Duta Pendidikan Anti Korupsi kembali ke penginapan lalu menuju Makassar Golden Hotel untuk makan malam bersama dengan Bupati Gowa. Dalam sambutannya yang di wakili Oleh Kepala Inspektorat Kabupaten Gowa menawarkan kepada panitia agar penyelenggaraan tahun depan bisa dilaksanakan di Malino, salah satu destinasi wisata Kabupaten Gowa.

“Tahun depan, jika panitia berkenang, kami siap fasilitasi di Kabupaten Gowa jika dijadikan sebagai tempat utama pelaksanaan konferensi”. Jelasnya saat memberikan sambutan.

Apalagi menurutnya, Pemerintah Gowa memilki event “Beautiful Malino” sebagai salah satu kehiatan yang rutin dilaksanakan.

“Kita punya “Beatifull Malino, ini akan semakin keren jika disinergikan dengan Duta Pendidikan Anti Korupsi selanjutnya” Ucapnya.

Dilain sisi, Nurhidayatullah mengungkapkan rasa terima kasih atas pencapaian dan kerjasamanya dari berbagai pihak termasuk, pemerintah daerah Kabupaten Gowa.

“Terima kasih atas kerjasamanya,  ini kebanggan buat kita semua bisa di sambut dan dijamu dengan baik oleh pemerintah daerah setempat, termasuk pemerintah Kabupaten Gowa” Ucap Hidayat sapaan akran Nurhidayatullah

Dikesempatan yang sama, Muh. Romario Basirung menjelaskan, setelah di jamu oleh Wakikota Makassar, dan malam ini Bupati Gowa, besok wisata ke Kabupaten Maros kita akan disambut langsung oleh Wakil Bupati Maros. A. Harmil Mattotorang.

Makan malam berlangsung dan dihibur oleh teman-teman panitia serta pementasan khas daerah dari 34 Duta Pendidikan Anti Korupsi.

Selain itu, terlihat unik. Setiap Duta mengenakan pakaian adat khas daerahnya masing-masing untuk melakukan pementasan, dari maluku dan jawa barat dengan tarian khasnya, serta berbagai lagu khas daerah yang dilantumkan secara bersama-sama dimalam tersebut.
Sebelum usai, tak kalah uniknya ternyata masing-masing Duta Pendidikan Anti Korupsi telah membawa kado dari derahnya masing-masing untuk ditukar sebagai kenang-kenangan setelah kembali ke daerah asalnya.

Hari terakhir kegiatan, Minggu 23 Juli 2017. Para duta berwisata di Fort Rotterdam Kota Makassar lalu menuju ke Kabupaten Maros. 

Tiba di taman prasejarah Kabupaten Maros Goa Leang-Leang, 34 Duta Pendidikan Anti Korupsi disambut langsung oleh Wakil Bupati Maros.

A. Harmil Mattotorang dalam sambutannya menyatakan sangat bangga karena telah memilih Kabupaten Maros sebagai tempat kunjungan wisata.

“Ini sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Maros, karena telah menjadi tempat tujuan kunjungan wisata” Imbuhnya.

Lanjut, ia pun sedikit menjelaskan bagaimana wisata Kabupaten Maros dan berpesan semoga para duta bisa betul-betul menikmati wisata di Kabupaten Maros.

“Beginilah Maros, Selamat datang, semoga menikmati wisata Maros” Ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Nurhidayatullah selaku Project Manager mengungkapkan rasa terima kasih kepada Wakil Bupati Maros atas sambutannya, semoga kerjasama diantara kita selalu terjaga dengan baik.

“Terima kasih bapak Wakil Bupati, semoga ini bukan yang terakhir, semoga kedepan kolaborasi antara Pemerintah Kab. Maros dengan kami dapat terjaga dengan baik” Ungkapnya saat memberi sambutan.

Setelah, selesai di Goa Leang-Leang para duta melanjutkan wisatanya ke Taman Wisata Bantimurung.

Di bantimurung, ini juga merupakan rangkaian terkahir sekaligus penutupan Konferensi Mahasiswa Nasional (KOMNAS) Pendidikan Anti Korupsi 2017.***(Rls/An)
Editor : Paan

Share :

Baca Juga

Berita

Wagub Kepri Marlin Ramah Tamah bersama Pemkab Natuna

Karimun

Seorang WN Malaysia Kelahiran Inggris Diamankan Petugas Membawa Ganja

Berita

Audit Kinerja Itwasda Polda Kepri Tahap I Tahun 2026 di Polres Karimun

Kepri

Diduga Peras Kepala Desa, Dua Oknum Pegawai Kejaksaan Ditangkap

Berita

Gubernur Ansar Temui Langsung GM PT PLN Riau Kepri

Berita

Kadisdik Kampar Ingatkan Kepala Sekolah, Jangan Bermain Dengan Dana BOS

Berita

Kini Layanan Transportasi Online Maxim Telah Hadir di Tanjung Balai Karimun

Nasional

BPS Kabupaten Aceh Utara Melantik Lima Pejabat Fungsional Ahli
error: Content is protected !!