class="wp-singular post-template-default single single-post postid-4441 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Kep Meranti / Kepri

Selasa, 24 Januari 2017 - 19:21 WIB

Warga Di Himbaukan Supaya Berhati-hati dengan Proposal Bodong Di Meranti

Liputankepri.com,Selatpanjang – Proposal bodong pengamanan Imlek 2568 tahun 2017 telah beredar di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau. Warga banyak diimbau untuk senantiasa berhati-hati agar tidak mudah tertipu dengan modus pengamanan Imlek di Kota Sagu.

Proposal bodong itu mengatasnamakan “Pemuda Meranti” yang diketuai oleh Burhan dan sekretaris Suswandi. Propsal dibuat di Selatpanjang tanggal 18 Januari 2017 dengan nomor 001/PM/I/2017 dengan perihal mohon bantuan dana dalam rangka Hari Raya Imlek. Keanehan terlihat jelas di proposal ini. Dalam proposal tertulis nama Lurah Selatpanjang Timur Afifuddin SE (lengkap dengan tanda tangan), padahal Afif tak lagi menjabat sebagai lurah sebab sudah pindah tugas ke Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kemudian, di bagian susunan pengurus tertulis Ketua Burhan Sekretaris Suswandi, sementara yang menandatangani di bawahnya (dengan kop surat yang sama) Ketua Burhan dan Sekretaris Amat. Afifuddin membantah keras kalau dirinya telah ikut menandatangani proposal tersebut. Setelah Ia melihat, Afifuddin mengatakan akan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Menurutnya, ini merupakan pencemaran nama baik dan pemalsuan tandatangan.

Hal sama juga disampaikan Pemuda Tionghoa Johnny Lin. Johnny mengaku telah memberikan uang Rp50 ribu kepada orang yang membawa proposal itu. Ia sengaja memberikan uang demi mendapatkan proposal tersebut. Setelah proposal tersebut diperolehnya, lalu dipelajari isi di dalamnya. Setelah melihat banyaknya keganjilan dari proposal bantuan pengamanan Imlek ini, Johnny juga mengaku akan melaporkan kasus tersebut ke Tebingtinggi.

Sebab menurutnya, ulah oknum tak bertanggungjawab ini sangat merugikan. “Awalnya kita mengira ini adalah proposal yang resmi untuk membantu menjaga keamanan saat perayaan Imlek berlangsung. Tapi, begitu diverifikasi kepada Bapak Camat Tebing Tinggi ternyata ini adalah penipuan,” kata Johnny.

Kedepannya, Johnny berharap agar masyarakat Kepulauan Meranti lebih hati-hati dalam menerima proposal permintaan bantuan dana seperti ini. Sebab, banyak oknum-oknum mencari kesempatan untuk menipu. “Jangan ragu untuk verifikasi proposal dengan pihak yang terkait. Terhadap kejadian ini, kita akan laporkan ke Polsek Tebingtinggi dan selanjutnya biar pihak berwajib yang menangganinya,” ujar Johnny lagi. ***

Share :

Baca Juga

Featured

Polres Kep Meranti Laksanakan Blue Light Patroli KRYD Untuk Ciptakan Keamanan di Kota Selatpanjang

Hiburan

KEMAS Gelar Lomba Puisi “MERAJA KATA JILID IV “Se-kabupaten Kepulauan Meranti

Berita

Bupati Karimun Resmi Melantik Pengurus PAC Patron Se-Kabupaten Karimun
Proyek tanggul penahan ombak yang berada di Mukalimus Sawang kecamatan Kundur Barat tidak dilengkapi dengan papan informasi.F.Majid

Featured

Bupati Karimun Mengaku Tidak Mengetahui Proyek Tanggul Mukalimus Sawang

Featured

Satgas Patroli Bea Cukai Amankan Ribuan Burung Kacer Selundupan Dari Malaysia

Batam

Penumpang Lion Air Ditangkap Petugas Saat Menyelundupkan Sabu 1,2 Kg di Bandara Hang Nadim

Batam

Polda Kepri Amankan Narkotika Jenis Putaw seberat 54,42 Gram

Kep Meranti

Dinilai Ingkar Janji dan Tidak Salurkan Uang Kompensasi Selama 5 Tahun, Anggota DPRD Meranti Dilaporkan Ke-BK
error: Content is protected !!