Arcandra Dipecat, Luhut Tawarkan Pengelolaan Migas Natuna ke Malaysia

- Jurnalis

Jumat, 2 September 2016 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Saat ini konsesi Block East Natuna dimiliki konsorsium yang beranggotakan Pertamina, PTT Thailand, dan ExxonMobil. Dirut Pertamina Dwi Soetjipto beberapa waktu lalu memastikan tidak ada investor baru yang masuk. Dalam waktu dekat, BUMN energi tersebut juga menandatangani kontrak bagi hasil dengan insentif khusus yang dijanjikan Kementerian ESDM.

 

Liputankepri.com,Natunai –Pemerintah belum memiliki Menteri Energi dan Sumber Daya Energi (ESDM) yang definitif setelah Arcandra Tahar dipecat. Meski demikian, Kementerian ESDM sudah menawarkan pengelolaan potensi migas di Natuna pada Petronas, perusahaan asal Malaysia.

Kementerian ESDM menawarkan pengelolaan potensi migas kawasan Natuna di Laut Cina Selatan kepada Petroliam Nasional Berhad (Petronas). Untuk memancing minat perusahaan pelat merah Malaysia itu, pemerintah menawarkan perubahan pola bagi hasil migas.

Plt Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan mengakui sudah membicarakan hal tersebut dengan pemerintah Malaysia. Dia berharap Petronas menggarap blok yang memiliki cadangan gas sangat besar itu bersama Pertamina.

Cadangan terbukti gas bumi di kawasan Natuna diperkirakan mencapai 46 triliun kaki kubik. Namun, pengembangannya butuh teknologi dan investasi yang tidak sedikit. Sebab, gas buminya mengandung 70 persen karbondioksida.

Nah, dalam pembicaraan bilateral di Putrajaya, Malaysia, Petronas memiliki teknologi yang dibutuhkan untuk menggarap Natuna. Sebagai kompensasi masuknya Petronas ke Natuna, Pertamina akan dilibatkan dalam pengelolaan potensi migas di Malaysia. ’’Nanti dicarikan blok yang tepat,’’ imbuh Luhut.

Saat ini konsesi Block East Natuna dimiliki konsorsium yang beranggotakan Pertamina, PTT Thailand, dan ExxonMobil. Dirut Pertamina Dwi Soetjipto beberapa waktu lalu memastikan tidak ada investor baru yang masuk. Dalam waktu dekat, BUMN energi tersebut juga menandatangani kontrak bagi hasil dengan insentif khusus yang dijanjikan Kementerian ESDM.

Luhut mengakui, insentif khusus sangat penting karena pada 2012 Petronas mengundurkan diri dari konsorsium penggarap Natuna. Alasannya, mereka tidak cocok dengan bagi hasil yang ditawarkan pemerintah sesuai PP Nomor 79 Tahun 2010. ’’Saya katakan itu akan diubah dan mereka tertarik,’’ ucapnya.

Secara terpisah, proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) milik Chevron Indonesia di Kalimantan Timur mulai memberikan hasil. Kemarin Chevron memproduksi gas alam pertama dari Lapangan Bangka. Kapasitas terpasang lapangan tersebut mencapai 110 juta kaki kubik gas dan 4 ribu barel kondensat per hari.

Managing Director Chevron IndoAsia Business Unit Chuck Taylor menyatakan, capaian itu penting karena perusahaan yang berpusat di San Ramon tersebut mengaplikasikan berbagai teknologi terbaru. Dalam proyek itu, Chevron memegang 62 persen saham kepemilikan. Mitranya adalah ENI, 20 persen, dan Tip Top, 18 persen. Chevron telah memulai pengeboran pada semester kedua 2014. (jpgrup)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI
Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud
Bupati Aneng Hadiri Penganugerahan Gelar Kebesaran Adat Melayu kepada Ketua MPR RI
Energi Baru Anambas Maju HNSI Kepulauan Anambas Periode 2025–2030 Resmi Terima SK Dari Provinsi Kepri
Bupati Aneng Hadiri Acara Green Democracy Bersama DPD RI

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:54 WIB

Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:04 WIB

Gelar Rangkaian Giat Sosial, Kapolda Kepri Hadiri Syukuran HUT Ke-75 Polairud

Jumat, 14 November 2025 - 21:20 WIB

Bupati Aneng Hadiri Penganugerahan Gelar Kebesaran Adat Melayu kepada Ketua MPR RI

Berita Terbaru

Advertorial

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

Sabtu, 24 Jan 2026 - 19:04 WIB