class="wp-singular post-template-default single single-post postid-1353 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun

Sabtu, 3 September 2016 - 14:55 WIB

Agen Rokok “JA” Langgar Aturan Peredaran Rokok Kawasan Bebas

“Disinggung soal aturan yang tidak membenarkan distribusi rokok keluar FTZ,”ACN mengatakan mana ada usaha yang tidak melanggar aturan,kita semua tau kok tapi kita pandai-pandailah sama petugas,”jawabnya enteng

 

Liputankepri.com,Karimun – Penegak hukum dan instansi terkait belum mengambil tindakan apapun terkait beredar bebasnya rokok kawasan bebas yang diproduksi di Batam. Sampai saat ini keberadaan rokok tanpa cukai tersebut masih mudah dijumpai di toko-toko kelontong dan warung-warung di Kabupaten Karimun

Peredaran rokok illegal yang tak berlabel pita cukai atau dengan cukai palsu,kini marak dijumpai di pulau Kundur dan Kabupaten Karimun Kepulauan Riau yang menjadi target sasaran penyebaran rokok illegal atau tanpa pita cukai.

Dimana keberadaan rokok yang hanya diperjualbelikan khusus wilayah kawasan bebas (FTZ-red) telah hadir di Pulau Kundur, padahal pulau tersebut yang masih merupakan wilayah Kabupaten Karimun belum ditetapkan sebagai wilayah FTZ.

Penelusuran Media ini di Kundur dan Karimun,ternyata otak dari penyebaran rokok yang tidak seharusnya bebas diperjual belikan itu dilakukan oleh sang sales atas rekomendasi pihak managemen distributor JA, yang selalu mengantarkan dan menawarkan rokok tanpa cukai  kepada seluruh toko atau warung sembako.

Para sales  dari distributor JA yang berlokasi di Sungai Raya Karimun Membawa 14 jenis rokok tanpa  rasa was-was Mereka menawarkan dengan harga yang sangat murah, yakni berkisar antara Rp35.000 hingga Rp66.000 per Slop

Hal tersebut pun diakui oleh salah seorang pemilik rokok eceran yang sudah lama berkecimpung di bisnis rokok tanpa Cukai  di Kecamatan Kundur Utara, HN. Menurutnya, sales dari salah satu agen rokok  JA dari Tanjungbalai Karimun membawa beberapa jenis rokok tanpa cukai untuk saya jual lagi ke wilayah Pulau Kundur,”kata HN

Sales itu memang sering antar rokok ke sini sesuai dengan permintaan pasar dan harganya yang sangat murah.apalagi di Pulau Kundur ini banyak peminatnya,”Tuturnya

Adapun jenis rokok illegal yang dimaksud antara lain adalah merek S MILD (Merah/hijau) harga per Slop Rp.55,000,- 369 MILD Rp45.000,-,GUDANG BARU MILD Rp45.000,-SCOT MILD Rp44.000,-GLAND MILD Rp44.000,-ILLUTION Rp35.000,-dan GUDANG BARU INTERNASIONAL Rp66,000,-. Dimana jenis rokok kawasan bebas tanpai cukai ini marak beredar di luar kawasan FTZ.

ACN salah satu pengusaha rokok kawasan bebas ketika di jumpai di kantornya di bilangan Sungai Raya Karimun membenarkan adanya penjualan rokok tanpa cukai ini yang sudah lama di lakoninya di jual ke luar kawasan FTZ,”Memang saya akui rokok tanpa cukai ini kita pasarkan ke luar FTZ,”kalau kita mengharapkan pasarnya hanya di wilayah FTZ ini,manalah kita bisa untung dan stok rokok kami menumpuk di gudang,”kata ACN

Disinggung soal aturan yang tidak membenarkan distribusi rokok keluar FTZ,”ACN mengatakan mana ada usaha yang tidak melanggar aturan,kita semua tau kok tapi kita pandai-pandailah sama petugas,”terangnya enteng

Berdasarkan PMK 47/ tahun 2012 pasal 108 “Barang kena cukai untuk kebutuhan konsumsi penduduk kawasan bebas TIDAK DAPAT DIKELUARKAN dari kawasan bebas”. Dan bagi yang melanggar, berdasarkan UU Nomor 39 Tahun 2009 tentang Cukai, “setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai dipidana penjara minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun dan denda minimal 2 kali dan maksimal 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Sedangkan di samping kiri rokok tersebut tertera tulisan kecil yang isinya yakni Khusus Kawasan Bebas. Dengan demikian peredaran rokok tersebut telah melanggar peraturan pemerintah.Pasalnya, seluruh wilayah Pulau Kundur di Kabupaten Karimun belum termasuk kawasan bebas, sehingga keberadaan rokok tersebut illegal.

Dalam hal ini, pengawasan dari pihak Bea dan Cukai (BC) menjadi tolak ukur lemahnya kinerja mereka, sehingga keberadaan rokok khusus kawasan bebas dapat masuk di Pulau Kundur dan pulau-pulau kecil lainnya.

Kita minta petugas Bea Cukai Karimun bersama Kepolisian dan Disperindag Pemerintah Kabupaten Karimun untuk  menggelar razia peredaran rokok tanpa cukai alias ilegal.***Bersambung

Share :

Baca Juga

Featured

KM.Mustika Bermuatan Sembako Tenggelam di Perairan Kuala Merbau

Featured

Polsek Buru Bersama Stekholder Gelar Koordinasi Terkait Viralnya Pompong Membawa Siswa Tanpa Lift Jaket

Featured

Dandim 0317/Tbk Bertindak Sebagai Komandan Upacara Dalam Pembukaan Kegiatan TMMD ke-101

Featured

Jelang Pelantikan Pimpinan tinggi Pratama Pemkab Kampar, ini tanggapan DPD BAPERA Kabupaten Kampar

Featured

Pembalap Ferrari Tercepat Dalam Sesi Uji Coba

Featured

Usaha Pakaian Amri Bisa Buka Cabang Baru Setelah Jadi Mitra Binaan PT Timah Tbk

Featured

Update Korban Tsunami Banten: 62 Orang Tewas, 584 Luka, 20 Hilang

Karimun

BNN Karimun Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda di Tanjung Batu
error: Content is protected !!